Banjir Kepung Pematangsiantar-Simalungun, Tiga Warga Terjebak di Tapian Dolok

Antrian truk akibat banjir di ruas jalan Medan-Pematangsiantar. (foto: dokumen warga/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (30/7/2026) – Hujan deras yang turun tanpa jeda selama kurang lebih empat jam, Kamis (30/7/2026) malam, membuat sejumlah kawasan di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun terendam banjir. Di Tapian Dolok, tiga warga bahkan sempat terjebak di tengah arus banjir.
Video dan laporan warga yang beredar di media sosial memperlihatkan genangan air menutup sejumlah ruas jalan di Pematangsiantar. Di Lorong 7, Kecamatan Siantar Utara, air menggenangi permukiman. Kondisi serupa terjadi di kawasan Jalan Voli, Kecamatan Siantar Barat. Tinggi air mencapai lutut orang dewasa.
Banjir juga mengganggu arus lalu lintas di ruas jalan jurusan Medan-Pematangsiantar, tepatnya di wilayah Tapian Dolok. Kendaraan mengular karena pengendara memilih memperlambat laju saat melintasi genangan.
Luapan air di ruas jalan, tepatnya di wilayah Batu Silangit, membuat tiga orang terjebak banjir hingga kesulitan menyelamatkan diri. Dalam video yang direkam warga, terdengar permintaan bantuan kepada petugas.
"Korban terjebak banjir tiga orang. Dua orang bertahan di atas pohon, satu lagi bertahan di atas sepeda motor. Mohon bantuannya untuk BPBD Kabupaten Simalungun," ucap perekam video.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Simalungun, Jhon Vhento Hasudungan Purba, mengatakan tujuh personel dari Pos Tapian Dolok langsung diberangkatkan begitu laporan diterima.
"Sudah bergerak personel dari Pos Tapian Dolok menuju lokasi. Jumlah personel tujuh orang," katanya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri menerobos banjir, terutama bagi pengendara yang masih berada di perjalanan.
"Yang sedang di perjalanan agar mengutamakan keselamatan. Jangan memaksakan melewati banjir," ujarnya.
Sampai pukul 23.30 WIB, hujan masih mengguyur sebagian wilayah Pematangsiantar dan Simalungun. Namun demikian, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerugian akibat banjir tersebut. (hm27)




















