Friday, November 6, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Nintendo Switch 2: Fitur Baru The Legend of Zelda Ocarina of Time dengan Teknologi Bersenandung

Mistar.idJumat, 6 November 2026 pukul 16.36 WIB
nintendo_switch_2_fitur_baru_the_legend_of_zelda_ocarina_of_time_dengan_teknologi_bersenandung

Ocarina of Time Comeback di Nintendo Switch 2! Bisa Main, Cukup dengan Bersenandung. (foto ilustrasi:gemini/mistar)

Pematangsiantar, MISTAR.ID (6/11/2026) — Game legendaris The Legend of Zelda: Ocarina of Time resmi kembali! Nintendo menghadirkan petualangan ikonik Link dan Putri Zelda ke Nintendo Switch 2 mulai 5 November 2026, dengan grafis yang diperbarui, musik orkestra, cutscene bersuara, hingga fitur unik yang memungkinkan pemain bersenandung agar Link memainkan ocarina di dalam game.

Comeback ini menjadi salah satu sorotan perayaan 40 tahun waralaba The Legend of Zelda. Bukan sekadar membawa kembali permainan klasik dari era Nintendo 64, Nintendo membangun ulang pengalaman petualangan tahun 1998 tersebut dengan berbagai penyempurnaan untuk generasi baru.

Salah satu inovasi paling menarik adalah penggunaan mikrofon bawaan Nintendo Switch 2. Pemain cukup menyenandungkan melodi ocarina yang telah dipelajari Link, dan karakter tersebut akan memainkannya di dalam permainan. Bahkan, pemain dapat menggunakan instrumen musik sungguhan yang kompatibel.

Lantas, apa saja fitur baru Ocarina of Time, mengapa game ini begitu berpengaruh, dan bagaimana kisah Link serta Zelda? Berikut ulasannya.

Ocarina of Time Kembali Setelah 28 Tahun, Kini Hadir di Nintendo Switch 2

Pertama kali dirilis untuk Nintendo 64 pada 1998, The Legend of Zelda: Ocarina of Time merupakan salah satu game petualangan 3D paling berpengaruh dalam sejarah industri video game.

Setelah 28 tahun, Nintendo menghadirkan kembali petualangan tersebut secara eksklusif di Nintendo Switch 2 pada 5 November 2026.

Versi terbaru ini menawarkan visual yang dibangun ulang, tekstur lingkungan lebih detail, cutscene dengan pengisi suara, dialog karakter yang diperluas, serta musik orkestra simfoni.

Sistem kamera dan kendali juga diperbarui. Pemain kini dapat mengatur kamera menggunakan Right Stick, sementara pergerakan Link terasa lebih modern dengan tambahan perintah untuk berlari dan melompat.

Dunia Hyrule pun dibuat lebih dinamis melalui siklus siang dan malam yang tetap berjalan, termasuk ketika pemain berada di dalam kota.

7 Fitur Baru Ocarina of Time di Nintendo Switch 2

Ada sejumlah pembaruan yang membuat versi 2026 berbeda dari pengalaman orisinal Nintendo 64.

1. Grafis dibangun ulang. Tampilan karakter, tekstur, dan lingkungan Hyrule mendapatkan perombakan menyeluruh dengan detail visual lebih modern.

2. Cutscene dengan pengisi suara. Adegan cerita kini dilengkapi suara karakter dan dialog yang lebih luas sehingga interaksi terasa lebih hidup.

3. Musik orkestra simfoni. Lagu-lagu ikonik Zelda hadir dengan aransemen orkestra yang memberikan pengalaman audio lebih megah.

4. Kamera dan kendali modern. Pemain dapat mengatur sudut pandang menggunakan Right Stick serta menikmati pergerakan Link yang lebih fleksibel.

5. Siklus siang dan malam dinamis. Perubahan waktu berlangsung lebih konsisten, bahkan ketika Link berada di kawasan perkotaan.

6. Threads of Time. Fitur ini membantu pemain memantau perkembangan cerita, pencapaian, dan tujuan petualangan berikutnya.

7. Memainkan ocarina dengan bersenandung. Inilah fitur paling unik. Mikrofon bawaan Nintendo Switch 2 dapat mengenali melodi yang disenandungkan pemain sehingga Link akan memainkan lagu tersebut menggunakan ocarina di dalam game.

Nintendo juga memperkenalkan Hall of Fallen Heroes, lokasi khusus untuk mempelajari monster yang telah dikalahkan sekaligus menantang mereka kembali dalam pertarungan ulang.

Cukup Bersenandung, Link Akan Memainkan Ocarina!

Ocarina merupakan elemen penting dalam petualangan Link. Instrumen musik ini bukan sekadar aksesori, melainkan bagian dari mekanisme permainan dan perkembangan cerita.

Pemain harus mempelajari berbagai melodi untuk membuka jalan, memecahkan teka-teki, hingga memengaruhi waktu dan lingkungan.

Beberapa lagu ikonik di antaranya Zelda's Lullaby, Epona's Song, Song of Time, Sun's Song, dan Song of Storms.

Pada versi Nintendo Switch 2, mekanisme tersebut mendapatkan sentuhan baru. Pemain cukup menyenandungkan salah satu melodi yang sudah dipelajari Link di dekat konsol. Mikrofon akan mengenali suara tersebut dan memicu respons ocarina di dalam permainan.

Nintendo bahkan menyediakan dukungan untuk instrumen musik sungguhan. Ada pula Electric OCARINA OF TIME, perangkat elektronik yang dirancang untuk berinteraksi dengan fitur pengenalan suara tersebut.

Inovasi ini membuat pengalaman memainkan musik tidak lagi terbatas pada menekan tombol controller, tetapi juga melibatkan suara dan aktivitas nyata pemain.

Mengapa Ocarina of Time Disebut Game Zelda Paling Berpengaruh?

Popularitas Ocarina of Time bukan semata-mata karena nostalgia. Ketika dirilis pada 1998, game ini menjadi salah satu pelopor penting dalam pengembangan permainan petualangan tiga dimensi.

Salah satu inovasi terkenalnya adalah Z-targeting, sistem yang memungkinkan pemain mengunci target musuh atau objek tertentu sehingga pertarungan dalam lingkungan 3D menjadi lebih terarah.

Pendekatan tersebut kemudian menjadi bagian penting dari desain permainan Zelda modern.

Selain itu, Ocarina of Time berhasil memadukan eksplorasi dunia terbuka, pemecahan teka-teki, pertarungan, musik, dan perkembangan cerita dalam satu petualangan yang saling terhubung.

Pengaruhnya bahkan terasa dalam pengembangan The Legend of Zelda: Breath of the Wild. Prinsip eksplorasi dan penemuan yang diperkenalkan dalam Ocarina of Time tetap menjadi salah satu inspirasi penting bagi pengembang Nintendo.

Inilah alasan game tersebut tidak hanya dikenang sebagai permainan klasik, tetapi juga sebagai salah satu fondasi perkembangan game petualangan 3D.

Siapa Link dan Apa Hubungannya dengan Putri Zelda?

Dalam semesta The Legend of Zelda, Link merupakan karakter utama yang menjalani petualangan untuk melindungi kerajaan Hyrule dari berbagai ancaman.

Di Ocarina of Time, pemain mengikuti perjalanan Link sejak masih kanak-kanak hingga dewasa. Ia didampingi peri bernama Navi dan harus menghadapi ancaman Ganondorf yang berambisi menguasai kekuatan Triforce.

Sementara itu, Putri Zelda merupakan tokoh sentral yang memiliki peran penting dalam perjuangan menyelamatkan Hyrule.

Cerita keduanya berkaitan erat dengan tiga unsur legendaris Triforce, yakni Power (Kekuatan), Wisdom (Kebijaksanaan), dan Courage (Keberanian).

Menariknya, perubahan Link dari anak-anak menjadi dewasa bukan sekadar perkembangan karakter. Perubahan waktu tersebut memengaruhi dunia Hyrule, tantangan, dan perjalanan cerita yang harus diselesaikan pemain.

Film Live Action The Legend of Zelda Tayang 2027

Keseruan penggemar Zelda tidak berhenti pada peluncuran game. Nintendo juga mempersiapkan film live action The Legend of Zelda yang dijadwalkan tayang secara global pada 30 April 2027.

Film yang disutradarai Wes Ball ini diproduksi oleh Nintendo bersama Arad Productions, dengan Sony Pictures Entertainment sebagai distributor global.

Benjamin Evan Ainsworth dipercaya memerankan Link, sedangkan Bo Bragason akan tampil sebagai Putri Zelda.

Film tersebut merupakan adaptasi orisinal berdasarkan dunia, cerita, dan konsep waralaba The Legend of Zelda yang telah berkembang selama empat dekade.

Meski belum dipastikan mengadaptasi cerita Ocarina of Time secara khusus, kehadiran film ini menjadi langkah besar Nintendo dalam memperluas dunia Zelda ke layar lebar.

Nostalgia 28 Tahun, Ocarina of Time Hadir dengan Inovasi Baru

Kembalinya The Legend of Zelda: Ocarina of Time pada 5 November 2026 menjadi momentum penting bagi Nintendo dan para penggemar game legendaris tersebut.

Dari Nintendo 64 hingga Nintendo Switch 2, petualangan Link dan Zelda tetap mempertahankan daya tarik utamanya: eksplorasi, musik, teka-teki, dan perjuangan menyelamatkan Hyrule.

Pembaruan grafis, musik orkestra, cutscene bersuara, serta fitur memainkan ocarina dengan bersenandung menunjukkan bagaimana Nintendo memadukan nostalgia dengan teknologi modern.

Terlebih, perayaan 40 tahun Zelda juga diperkuat dengan kehadiran perangkat khusus, layanan pendamping ZELDA NOTES, dan film live action pada 2027.

Legenda lama telah kembali. Kali ini, bukan hanya Link yang memainkan ocarina, pemain pun bisa ikut bersenandung untuk menghidupkan musik petualangan di Hyrule.

(nintendo/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN