Tiga Mahasiswa Unimed Lolos Magang Mengajar Internasional di Malaysia

Tiga mahasiswa Unimed yang lolos program magang mengajar internasional di Malaysia. (Foto: Humas Unimed/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (31/10/2026) – Tiga mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) dari tiga fakultas berbeda berhasil lolos seleksi Program Magang Mengajar Internasional (International Teaching Internship) di Cempaka International School, Kuala Lumpur, Malaysia.
Ketiga mahasiswa tersebut yakni Marsya Amira Indrawan dari Program Studi Pendidikan Biologi FMIPA, Tazlila Irfani dari Program Studi Pendidikan Seni Rupa FBS, dan Daphne Rudi Silalahi dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi FIKK.
Mereka mengikuti program tersebut mulai 22 Oktober hingga 18 November 2026 di Cempaka International School, Damansara Heights, Kuala Lumpur.
Melalui program ini, para mahasiswa berkesempatan menjalani praktik mengajar dengan beban akademik setara tujuh hingga delapan satuan kredit semester (SKS).
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi Unimed, Prof. Erond Litno Damanik, mengapresiasi pencapaian ketiga mahasiswa tersebut.
Ia menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Unimed memperluas jaringan kerja sama global sekaligus meningkatkan kompetensi dan daya saing mahasiswa di tingkat internasional.
“Program ini menjadi kesempatan bagus untuk pengenalan mahasiswa Unimed akan sistem pendidikan internasional secara langsung, mengasah kemampuan mengajar, meningkatkan keterampilan komunikasi lintas budaya, serta membangun kepercayaan diri dalam lingkungan pendidikan global,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/10/2026).
Erond berharap ketiga mahasiswa tersebut dapat membawa nama baik kampus, menjadi duta Unimed, serta menyerap praktik baik pembelajaran inovatif untuk diterapkan di Indonesia.
Menurutnya, Unimed berkomitmen untuk terus memperluas program kerja sama serupa guna memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi.
“Program ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam memperkuat pendidikan internasional lewat kolaborasi dengan institusi pendidikan luar negeri. Semoga mereka bisa menambah wawasan, keterampilan pedagogik, dan kematangan dalam menghadapi dunia pendidikan yang kompetitif,” tuturnya.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER










































