Saturday, September 12, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Mahasiswa Berprestasi di Medan Bisa Dapat Beasiswa hingga Rp8 Juta, Pendaftaran Dibuka Oktober

Mistar.idSabtu, 12 September 2026 pukul 14.11 WIB
mahasiswa_berprestasi_di_medan_bisa_dapat_beasiswa_hingga_rp8_juta_pendaftaran_dibuka_oktober

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution (kiri), saat mendampingi Wakil Wali Kota meninjau salah satu SD. (Foto: Diskominfo Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, membenarkan bahwa ada beasiswa gratis untuk mahasiswa berprestasi di Kota Medan.

Barli mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus menyusun aturan sesuai regulasi yang diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal).

“Rencananya hari Senin nanti kita sosialisasi. Setelah semua rampung, kemungkinan awal Oktober 2026 kita buka pendaftaran secara online,” ucap Barli kepada Mistar, Sabtu (12/9/2026).

Dijelaskan Barli, biasanya pendaftaran dibuka hanya selama dua minggu. Setelah itu, data yang masuk akan diverifikasi dan langsung difinalisasi pada akhir Oktober 2026.

“Jadi waktunya memang singkat, karena bersamaan dengan disahkannya Perubahan APBD TA 2026. Kalau sudah finalisasi, biasanya langsung dicairkan,” jelasnya.

Barli menegaskan, bantuan beasiswa yang ditampung di Disdikbud Kota Medan hanya untuk mahasiswa berprestasi dan berdomisili di Kota Medan.

“Syarat utamanya harus memiliki kartu identitas Kota Medan, karena bantuannya berasal dari APBD Kota Medan. Untuk kuotanya minimal 100 orang, tapi biasanya 150 orang, makanya kita lihat nanti situasinya. Untuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,5 baru bisa mendaftar,” tegasnya.

Disinggung mengenai jumlah bantuan yang diberikan, Barli menyebut bahwa dalam Perwal Nomor 68 Tahun 2023 diatur bantuan yang diberikan maksimal Rp8 juta.

“Tapi itu proporsional, misalnya uang kuliahnya hanya Rp5 juta, maka Rp5 juta yang kita berikan. Tapi misalnya uang kuliahnya sampai Rp10 juta, yang kita bantu hanya Rp8 juta saja. Ini bebas dari perguruan swasta maupun negeri, selama berprestasi dan memenuhi persyaratan bisa mendaftar,” sebutnya.

Barli juga memastikan mahasiswa yang mendapat bantuan tahun ini tetap bisa mendapatkannya pada tahun berikutnya.

“Misalnya dia (mahasiswa) tetap berprestasi di tahun berikutnya, tetap boleh mendaftar dan bisa mendapat bantuan lagi. Karena aturannya tidak melarang. Perlu dipahami, bantuan ini untuk yang berprestasi saja. Misalnya mau lewat jalur mahasiswa tidak mampu, itu ada programnya di Dinas Sosial (Dinsos) dan sepertinya sudah buka. Yang pasti bantuan tidak bisa diberikan dari dua program tersebut, harus dipilih salah satu,” pungkasnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN