15 Mahasiswa FT UMA Ikut Program Magang Internasional ke Jepang

UMA melakukan orientasi kepada mahasiswa yang akan berangkat magang ke Jepang dengan dihadiri orang tua dan jajaran pimpinan universitas. (Foto: Dok. Humas UMA/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Medan Area (UMA) mengikuti Program Magang Internasional Jepang Batch 3 yang bekerja sama dengan Japan World Business (JWB).
Mahasiswa akan magang di perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi sistem suspensi kendaraan bernama Yorozu Oita.
Program bertujuan meningkatkan lulusan UMA yang berdaya saing global dan memperluas pengalaman belajar mahasiswa di lingkungan industri internasional.
Wakil Rektor IV UMA, Dr. Ahmad Rafiki, mengatakan tujuan dari program unggulan kampus tersebut juga selaras dengan upaya universitas dalam mengakselerasi tingkat keterserapan dan daya saing mahasiswa di dunia kerja setelah lulus.
“Pengalaman mahasiswa di lingkungan manufaktur Jepang akan menjadi value added yang luar biasa bagi pengembangan kompetensi dan portofolio profesional mereka,” katanya, Jumat (11/9/2026).
Ia berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengenal standar kerja industri Jepang, teknologi manufaktur, kedisiplinan dan keselamatan kerja, hingga budaya profesional yang diterapkan dalam lingkungan industri global.
Wakil Rektor III UMA, Dr. Walid Mustafa, berpesan agar mahasiswa yang mengikuti program magang dapat menjalaninya dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
“Kami mengingatkan agar seluruh mahasiswa taat aturan sesuai kesepakatan dalam kontrak kerja, patuhi hukum, dan budaya setempat. Jaga nama baik Universitas Medan Area dan nama baik Indonesia di kancah internasional,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA, Dian Fajar Prayoga, menyebutkan pihaknya terus mendukung perluasan kemitraan internasional agar mahasiswa mendapatkan pengalaman akademik maupun profesional yang seluas-luasnya di tingkat global.
“BIK berkomitmen memperkuat ekosistem dalam menjembatani dunia akademik UMA dengan industri global. Kami juga akan mengawal dan mendampingi pelaksanaan program sampai ke batch berikutnya,” tuturnya.[]
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER




































