Friday, September 11, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

MotoGP: Martin dan Bezzecchi Bereaksi Usai Melihat Kondisi Lengan Marc Marquez

Mistar.idJumat, 11 September 2026 pukul 16.21 WIB
motogp_martin_dan_bezzecchi_bereaksi_usai_melihat_kondisi_lengan_marc_marquez_

Marc Marquez merayakan kemenangan di MotoGP Aragon 2026. (foto: AFP/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Marc Marquez kembali menjadi perhatian setelah memperlihatkan kondisi fisiknya melalui unggahan di media sosial. Pembalap asal Spanyol itu membagikan foto dirinya saat berada di gym tanpa mengenakan atasan, sehingga kondisi lengan kanannya terlihat cukup jelas.

Dalam foto tersebut, tampak adanya perbedaan ukuran otot yang cukup mencolok antara sisi kanan dan kiri tubuh Marc Marquez. Ia mengungkap kondisi tersebut untuk memberikan gambaran nyata sekaligus meredam berbagai spekulasi mengenai cedera yang masih dialaminya.

Kondisi otot lengan kanan Marquez memang belum sepenuhnya pulih. Dokter bedahnya, Dr. Samuel Antuna, sebelumnya menyebut fungsi otot bisep kanan sang pembalap baru sekitar 50 persen. Kondisi tersebut bahkan dianalogikan seperti Marquez harus membalap dengan “satu setengah lengan”.

Cedera itu bermula dari insiden di MotoGP Indonesia 2025 ketika Marquez terlibat kecelakaan dengan Marco Bezzecchi. Sejak saat itu, Marquez telah menjalani sejumlah operasi, termasuk operasi terakhir pada Mei 2026.

Unggahan Marquez kemudian mendapat perhatian dari sejumlah pembalap MotoGP, termasuk Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

Pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin, mengaku mengetahui kondisi terbaru Marquez melalui Instagram. Menurutnya, kondisi fisik pembalap berusia 33 tahun tersebut menunjukkan betapa berat konsekuensi yang harus dihadapi seorang pembalap MotoGP.

Martin menilai cedera merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari olahraga yang mereka jalani. “Ini adalah olahraga kami. Kami semua memiliki [cedera] yang berbeda,” kata Martin.

Pembalap tersebut juga mengakui dirinya masih memiliki sejumlah persoalan fisik akibat cedera yang pernah dialaminya. “Saya pikir kita semua merasakan sakit – yah, mungkin tidak semua, tapi bicara untuk diri saya sendiri, saya punya beberapa masalah,” katanya.

Martin sendiri pernah meminta rekomendasi kepada Marquez ketika mengalami cedera tulang selangka dan skafoid. Saat itu, Marquez memberikan saran mengenai dokter yang pernah menangani cedera tangannya pada 2023 serta masalah bahunya.

Sementara itu, Bezzecchi juga memberikan pandangannya mengenai kondisi Marquez. Menurut pembalap Italia tersebut, risiko cedera merupakan konsekuensi yang harus diterima oleh setiap pembalap MotoGP.

“Sayangnya, ini adalah MotoGP. Ini yang kami suka lakukan, tetapi olahraga kami berbahaya, jadi semua orang terluka,” ujar Bezzecchi.

Bezzecchi juga mengakui bahwa kondisi fisik Marquez tidak menghilangkan kemampuannya untuk tetap tampil kompetitif di lintasan. “Kita semua tahu kondisi Marc dan bakatnya untuk melakukan apa yang dia lakukan dengan cedera yang ada,” katanya.

Bezzecchi sendiri bukan tanpa pengalaman terkait cedera. Ia sempat menepi pada musim 2026 setelah mengalami kecelakaan di MotoGP Jerman pada Juli yang membuatnya harus menjalani operasi pada tulang selangka dan lutut.

Sebelumnya, Bezzecchi juga terlibat dalam insiden dengan Marquez di MotoGP Indonesia 2025. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

Marquez sendiri sebelumnya telah menepis anggapan bahwa cedera Bezzecchi pada 2026 merupakan bentuk “karma” akibat insiden mereka di Indonesia. Ia menegaskan bahwa kedua kejadian tersebut tidak memiliki kaitan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN