Friday, September 11, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kualitas Udara di Sumut Baik, Jarak Pandang 5–10 Km

Mistar.idJumat, 11 September 2026 pukul 19.57 WIB
kualitas_udara_di_sumut_baik_jarak_pandang_510_km

Peta sebaran asap karhutla di Sumut. (Foto: BMKG)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Kualitas udara di wilayah Sumatera Utara (Sumut) tergolong kategori baik hari ini, Jumat (11/9/2026).

Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Sumatera Selatan, serta Jambi juga tidak terdeteksi di Sumut.

Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, dalam keterangan pers.

"Berdasarkan pantauan citra sebaran asap wilayah Sumatera pada 11 September 2026 tidak terdeteksi sebaran asap di Sumut. Pantauan kualitas udara konsentrasi PM2.5 (partikel sangat kecil di udara) di Sumut berada pada kategori baik," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan dari Stasiun Meteorologi Silangit, Stasiun Meteorologi F.L. Tobing Sibolga, dan Stasiun Meteorologi Aek Godang menunjukkan jarak pandang di wilayah tersebut berkisar 5–10 km.

"Sementara hasil pantauan citra sebaran titik panas (hotspot) di Sumut pada Kamis, 10 September 2026 terdapat sembilan titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang tersebar di Kabupaten Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, dan Tapanuli Utara," tuturnya.

Sebelumnya pada Selasa (8/9/2026), asap akibat dari karhutla yang terjadi di wilayah Pulau Kalimantan, Sumatera Selatan, serta Jambi sebarannya sempat terdeteksi di 18 kabupaten/kota Sumut.

Adapun 18 kabupaten/kota tersebut, yaitu Kabupaten Asahan, Batu Bara, Simalungun, Samosir, Toba, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Kota Pematangsiantar, Tanjung Balai, Sibolga, Padangsidimpuan. []



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN