Saturday, August 8, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Preview Juventus vs Inter: Derby d'Italia di Perth, Adu Taktik Spalletti vs Chivu

Mistar.idSabtu, 8 Agustus 2026 pukul 00.03 WIB
preview_juventus_vs_inter_derby_ditalia_di_perth_adu_taktik_spalletti_vs_chivu

Ilustrasi, Juventus vs Inter: Derby d'Italia di Perth, Adu Taktik Spalletti vs Chivu. (foto:fotmob/wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (8/8/2026) — Pertandingan persahabatan antara Juventus dan Inter Milan akan berlangsung di Optus Stadium, Perth, Australia, pada Sabtu (8/8/2026) pukul 18.00 WIB. Meski hanya berstatus laga pramusim, Derby d'Italia tetap menyedot perhatian karena mempertemukan dua kandidat kuat peraih gelar Serie A musim depan.

Selain menjadi ajang pemanasan, pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi kedua pelatih untuk menguji strategi, kebugaran pemain, sekaligus memperkuat chemistry tim sebelum kompetisi resmi bergulir.

Juventus Datang dengan Modal Positif

Juventus memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Chelsea dalam laga uji coba sebelumnya.

Di bawah arahan Luciano Spalletti, Bianconeri mulai menunjukkan identitas permainan baru. Intensitas pressing meningkat, transisi menyerang lebih cepat, dan organisasi permainan terlihat semakin solid.

Sejumlah pemain juga mulai menemukan performa terbaiknya. Kenan Yildiz telah kembali dari cedera dan langsung memberikan kontribusi penting, sementara Jonathan David mulai mendapatkan menit bermain setelah bergabung dengan skuad.

Meski hasil pertandingan bukan target utama, Juventus diperkirakan tetap menurunkan sebagian besar pemain inti untuk menjaga ritme permainan.

Inter Milan Fokus Mematangkan Permainan

Sementara itu, Inter Milan memanfaatkan tur pramusim untuk mempertahankan konsistensi permainan yang menjadi kekuatan mereka sepanjang musim lalu.

Di bawah asuhan Cristian Chivu, Nerazzurri tetap mengandalkan organisasi pertahanan yang kuat, penguasaan lini tengah, serta serangan cepat melalui kedua sisi lapangan.

Laga menghadapi Juventus menjadi ujian penting bagi Inter untuk melihat sejauh mana kesiapan tim sebelum menghadapi jadwal kompetisi yang padat pada musim 2026/2027.

Derby d'Italia di Australia

Ada sejumlah hal menarik yang membuat pertandingan ini layak disaksikan.

Pertama, Derby d'Italia untuk kali ini digelar di luar Italia, tepatnya di Australia, sehingga menghadirkan atmosfer berbeda dibanding pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Kedua, pertandingan menjadi ajang pembuktian bagi Juventus yang tengah membangun era baru bersama Luciano Spalletti.

Ketiga, Inter ingin menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi salah satu tim paling konsisten di Italia di bawah kepemimpinan Cristian Chivu.

Tak kalah menarik, Optus Stadium diperkirakan dipenuhi puluhan ribu suporter mengingat besarnya komunitas pencinta sepak bola Italia di Australia.

Adu Filosofi Spalletti dan Chivu

Laga ini bukan sekadar adu kualitas pemain, tetapi juga pertarungan dua filosofi sepak bola.

Luciano Spalletti dikenal sebagai pelatih yang menyukai permainan menyerang dengan penguasaan bola tinggi, pressing agresif, dan fleksibilitas taktik. Ia masih dalam proses membentuk wajah baru Juventus agar tampil lebih dinamis.

Sebaliknya, Cristian Chivu mengedepankan keseimbangan permainan. Inter tetap mengandalkan organisasi bertahan yang rapi, pembangunan serangan dari lini belakang, serta transisi cepat saat merebut bola.

Jika Juventus mampu memenangi duel di lini tengah, mereka berpeluang mengontrol jalannya pertandingan. Namun apabila Inter berhasil menjaga struktur permainan dan memanfaatkan ruang kosong saat transisi, Nerazzurri memiliki peluang besar menciptakan ancaman melalui serangan balik.

Profil Luciano Spalletti, Pelatih Juventus

Luciano Spalletti merupakan salah satu pelatih paling berpengalaman di Italia.

Pria kelahiran Certaldo tersebut pernah menangani sejumlah klub besar, seperti AS Roma, Zenit Saint Petersburg, Inter Milan, Napoli, hingga tim nasional Italia.

Prestasi terbesar Spalletti datang saat membawa Napoli menjuarai Serie A musim 2022/2023 setelah penantian gelar liga selama lebih dari tiga dekade.

Sejak dipercaya menangani Juventus pada 2025, ia mulai membangun kembali karakter permainan Bianconeri dengan pendekatan modern yang menitikberatkan pada penguasaan bola, pressing tinggi, dan fleksibilitas formasi.

Profil Cristian Chivu, Pelatih Inter Milan

Cristian Chivu bukan sosok asing bagi Inter Milan.

Mantan bek tim nasional Rumania tersebut merupakan bagian dari skuad Inter yang meraih treble winners, termasuk gelar Liga Champions 2009/2010 di bawah Jose Mourinho.

Usai pensiun, Chivu melanjutkan karier sebagai pelatih akademi Inter sebelum dipercaya menukangi tim utama.

Sebagai pelatih, Chivu dikenal piawai mengombinasikan pemain senior dengan talenta muda. Ia mengutamakan organisasi permainan yang disiplin, pembangunan serangan dari belakang, dan keseimbangan antara bertahan serta menyerang.

Prediksi Skor Juventus vs Inter Milan

Karena masih berada dalam fase pramusim, kedua pelatih diperkirakan akan melakukan rotasi pemain pada babak kedua untuk memberi kesempatan kepada seluruh anggota skuad.

Juventus menunjukkan perkembangan positif bersama Luciano Spalletti, sedangkan Inter memiliki fondasi permainan yang lebih matang. Kondisi tersebut membuat pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan peluang yang relatif seimbang.

Prediksi skor: Juventus 1-1 Inter Milan.

(berbagaisumber/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN