Saturday, August 15, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Fajar/Fikri Incar Gelar Juara Dunia 2026 sebagai Kado HUT ke-81 RI

Mistar.idSabtu, 15 Agustus 2026 pukul 14.23 WIB
fajarfikri_incar_gelar_juara_dunia_2026_sebagai_kado_hut_ke81_ri_

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. (foto: PBSI/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri membawa ambisi besar saat tampil di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Mereka ingin menjadikan ajang tersebut sebagai kesempatan mempersembahkan gelar juara dunia untuk Indonesia yang tengah merayakan HUT ke-81.

Kejuaraan Dunia 2026 berlangsung di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India, pada 17-23 Agustus. Pertandingan perdana dijadwalkan bertepatan dengan 17 Agustus, sehingga atmosfer perayaan kemerdekaan turut menjadi motivasi tersendiri bagi Fajar/Fikri.

Fikri menyebut dirinya bersama Fajar tentu ingin memberikan hasil maksimal untuk Merah Putih. Bahkan, gelar juara dunia diharapkan bisa menjadi hadiah istimewa bagi Indonesia.

"Ya, pasti ingin (beri kado buat Indonesia). Kalau bisa ya dapat hasil terbaik juara, ya mungkin itu bisa jadi hadiah buat Indonesia ya," ujar Fikri saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Turnamen di New Delhi juga menjadi debut Fajar/Fikri di Kejuaraan Dunia setelah keduanya resmi dipasangkan. Dalam sekitar satu tahun terakhir, performa mereka terus menunjukkan perkembangan positif hingga mampu menempati peringkat kedua dunia.

Kepercayaan diri pasangan tersebut semakin meningkat setelah berhasil mengamankan dua gelar secara beruntun. Fajar/Fikri lebih dulu menjadi juara Japan Open 2026 setelah mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dalam dua gim.

Prestasi itu kemudian berlanjut di China Open 2026. Pada partai final, mereka kembali mengatasi pasangan Korea Selatan tersebut, kali ini melalui pertandingan tiga gim.

Meski datang dengan catatan impresif, Fikri memilih tidak membebani diri dengan target berlebihan. Menurutnya, peluang menjadi juara tetap terbuka, tetapi fokus harus dijaga dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

"Peluang pasti ada ya, untuk siapa pun peluang itu pasti terbuka lebar. Cuma balik lagi ke masing-masing individu ya, karena World Championships itu ya pertandingan yang cukup sangat ingin diraih," kata Fikri.

Fikri juga menilai Kejuaraan Dunia memiliki tingkat persaingan dan tekanan yang berbeda dibandingkan turnamen BWF World Tour. Karena berstatus sebagai salah satu ajang bergengsi, setiap pertandingan harus dihadapi dengan kewaspadaan penuh.

Menurutnya, ancaman tidak hanya datang dari para pemain papan atas. Pasangan yang berada di luar jajaran unggulan juga berpotensi membuat kejutan sepanjang turnamen.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN