Tuesday, August 4, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Asian Games 2026: Indonesia Bidik Emas Bulutangkis dari Nomor Beregu Putra

Mistar.idSelasa, 4 Agustus 2026 pukul 15.18 WIB
asian_games_2026_indonesia_bidik_emas_bulutangkis_dari_nomor_beregu_putra

Ilustrasi. (foto: getty images/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Kontingen Indonesia menaruh harapan besar kepada cabang olahraga bulutangkis untuk menyumbangkan medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Nomor beregu putra dinilai menjadi peluang paling menjanjikan.

Harapan tersebut disampaikan Chef de Mission (CdM) Indonesia, Todotua Pasaribu, usai meninjau pemusatan latihan nasional (Pelatnas) PBSI di Cipayung, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Dalam kunjungannya, Todotua menyaksikan langsung sesi latihan para atlet, termasuk Fajar Alfian dan rekan-rekannya. Ia juga meninjau berbagai fasilitas pendukung yang digunakan atlet selama menjalani pelatnas.

"Secara keseluruhan kondisinya sangat baik. Saya sudah berdiskusi dengan atlet dan pelatih serta melihat langsung fasilitas yang tersedia, mulai dari asrama, pusat kebugaran, hingga layanan fisioterapi," ujar Todotua.


Menurutnya, dibandingkan sejumlah cabang olahraga lain yang telah ia kunjungi, fasilitas pembinaan bulutangkis merupakan salah satu yang paling lengkap dan tertata dengan baik.

Pada Asian Games 2026, PBSI berencana mengirimkan 20 atlet terbaik yang terdiri atas 10 atlet putra dan 10 atlet putri, didampingi tim pelatih serta ofisial.

Todotua berharap cabang bulutangkis mampu kembali menjadi penyumbang medali emas bagi Indonesia. Berdasarkan hasil evaluasi dan diskusi dengan jajaran pelatih, nomor beregu putra dinilai memiliki peluang paling besar untuk naik podium tertinggi.

"Dari tujuh nomor yang akan dipertandingkan, peluang emas terbesar saat ini kami lihat berasal dari sektor beregu putra," katanya.

Harapan tersebut sekaligus menjadi upaya memperbaiki pencapaian Indonesia pada Asian Games 2023. Saat itu, tim bulutangkis gagal membawa pulang satu pun medali setelah seluruh wakil, baik di nomor beregu maupun perorangan, terhenti di babak perempat final.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN