Jalan Berlubang di Jalan Porsea-Parmaksian, Pengendara Motor Terancam Celaka

Jalan Porsea-Parmaksian, Kabupaten Toba, yang dipenuhi lubang, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID – Jalan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kawasan Porsea-Parmaksian, Kabupaten Toba, banyak berlubang dan berpotensi membahayakan pengendara yang melintasinya.
Kondisinya semakin mengkhawatirkan saat musim penghujan karena lubang di badan jalan tertutup genangan air.
Sejumlah warga mengatakan penimbunan jalan telah beberapa kali dilakukan. Namun, timbunan tersebut kembali hilang saat hujan datang.
“Penimbunan jalan yang sebelumnya telah dilakukan tidak bertahan lama karena menimbunnya hanya dengan tanah. Ketika hujan datang, tanah timbunannya hilang. Jika hujan lubang tak kelihatan, jika musim kemarau pengendara terkena debu,” ucap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (3/10/2026).
Pengendara sepeda motor yang melintas, Frankin, mengatakan ia kesulitan berkendara di jalan tersebut menjelang gelap.
“Selain berbahaya karena lubang yang tertutup air tak terlihat oleh pengendara, menjelang malam membuat kami semakin kesulitan karena lampu penerangan jalan provinsi Porsea-Parmaksian sangat minim. Bisa dikatakan hampir tidak ada,” ujar Frankin, Sabtu (3/10/2026).
Frankin berharap Pemerintah Provinsi Sumut memperhatikan kondisi jalan tersebut.
“Demikian juga pihak Pemerintah Kabupaten Toba sudah bisa segera mengusulkan perbaikan jalan saat Musrenbang Provinsi Sumut,” ucapnya.
Sebelumnya, Camat Porsea, Kabupaten Toba, Freddy Napitupulu, menyebutkan jalan Porsea-Parmaksian merupakan jalan provinsi. Sehingga Pemkab Toba tidak memiliki kewenangan memperbaikinya.
“Kalau itu jalan provinsi, yang berhak membangun adalah provinsi. Jika pembangunan atau perbaikan dilakukan kabupaten, akan menyalahi aturan karena dalam pemerintahan sudah ada tupoksi masing-masing,” ujar Freddy, Sabtu (9/5/2026).
“Semoga saja pihak Dinas PUTR Toba mendengarkan keluhan warga untuk disampaikan ke provinsi terkait pembangunannya. Yang dapat kita lakukan hanya penimbunan sementara terhadap jalan,” tuturnya.[]
PREVIOUS ARTICLE
Bupati Deli Serdang Usul Pesparani Jadi Agenda Tahunan
















































