Saturday, July 25, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Elche Mendominasi, JDT Tampil Solid dan Sukses Mencuri Hasil Imbang

Mistar.idSabtu, 25 Juli 2026 pukul 14.58 WIB
elche_mendominasi_jdt_tampil_solid_dan_sukses_mencuri_hasil_imbang

Ilustrasi, Elche Mendominasi, JDT Tampil Solid dan Sukses Mencuri Hasil Imbang. (foto:dokumen/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (25/7/2026) – Elche harus puas bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Johor Darul Ta'zim (JDT) dalam laga persahabatan pramusim yang berlangsung di Estadio Camilo Cano, La Nucía, Spanyol, Sabtu (25/7/2026) dini hari WIB.

Meski gagal mencetak gol, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan kedua tim saling menciptakan peluang. Elche tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara JDT menunjukkan organisasi pertahanan yang disiplin sehingga mampu meredam berbagai ancaman dari klub promosi La Liga tersebut.

Hasil ini menjadi modal positif bagi Johor Darul Ta'zim yang tengah menjalani tur pramusim di Spanyol, sekaligus memberikan evaluasi penting bagi Elche menjelang bergulirnya kompetisi La Liga 2026/2027.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama: Elche Mendominasi, JDT Mengancam Lewat Serangan Balik

Sejak peluit awal dibunyikan, Elche langsung mengambil inisiatif menyerang. Pelatih Martín Anselmi kembali menguji skema tiga bek dengan membangun permainan dari lini belakang melalui sirkulasi bola yang rapi.

Dominasi penguasaan bola membuat Elche lebih sering berada di area pertahanan JDT. Namun, rapatnya koordinasi lini belakang wakil Malaysia tersebut membuat peluang-peluang Elche gagal berbuah gol.

Di tengah tekanan yang terus datang, JDT beberapa kali memberikan ancaman melalui skema serangan balik cepat. Bahkan, tim berjuluk Harimau Selatan sempat membobol gawang Elche, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena pemain berada dalam posisi offside.

Hingga turun minum, kedua tim masih gagal memecah kebuntuan.

Babak Kedua: Dua Tim Saling Menekan, Gol Elche Dianulir

Memasuki babak kedua, Elche melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan.

Tim tuan rumah kembali mendominasi jalannya laga dengan kombinasi umpan-umpan pendek dan eksploitasi kedua sisi lapangan. Meski demikian, pertahanan JDT tetap tampil disiplin dan mampu mematahkan setiap peluang yang dibangun Elche.

Di sisi lain, Johor Darul Ta'zim sesekali melancarkan serangan balik yang memaksa lini belakang Elche tetap waspada.

Menjelang laga usai, Elche sempat mencetak gol melalui salah satu pemain pengganti. Namun, selebrasi tersebut tidak bertahan lama setelah wasit kembali menganulir gol karena offside.

Peluit panjang akhirnya dibunyikan dengan skor tetap 0-0, menutup duel pramusim yang berlangsung ketat meski tanpa gol.

Sorotan Pertandingan

Elche Masih Bermasalah dalam Penyelesaian Akhir

Secara permainan, Elche menunjukkan perkembangan positif di bawah arahan Martín Anselmi. Dominasi penguasaan bola dan kemampuan membangun serangan mulai terlihat, tetapi efektivitas di depan gawang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum musim baru dimulai.

Johor Darul Ta'zim Tampil Disiplin

JDT kembali memperlihatkan kualitas sebagai salah satu klub terbaik Asia Tenggara. Menghadapi lawan yang berasal dari kompetisi kasta tertinggi Spanyol, mereka mampu menjaga organisasi pertahanan dengan sangat baik sekaligus memanfaatkan transisi cepat untuk memberikan ancaman.

Keberhasilan menahan Elche tanpa kebobolan menjadi indikator positif bagi kesiapan tim menghadapi musim kompetisi mendatang.

Fakta Menarik

- Pertandingan berakhir tanpa gol meski kedua tim sama-sama sempat mencetak gol yang akhirnya dianulir karena offside.

- Elche mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan, tetapi gagal mengonversi peluang menjadi gol.

- Johor Darul Ta'zim kembali menunjukkan daya saing saat menghadapi klub Eropa dalam rangkaian tur pramusim di Spanyol.

- Laga ini menjadi salah satu pertemuan langka antara klub La Liga dan wakil Malaysia dalam pertandingan persahabatan internasional.

Insight Mendalam

Bagi Elche, hasil imbang ini memperlihatkan fondasi permainan yang mulai terbentuk di bawah Martín Anselmi. Namun, dominasi permainan belum diimbangi ketajaman lini depan. Penyelesaian akhir menjadi aspek yang harus segera dibenahi agar mampu bersaing ketika kompetisi resmi dimulai.

Sebaliknya, bagi Johor Darul Ta'zim, hasil ini memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar skor. Mampu menahan klub La Liga tanpa kebobolan menunjukkan peningkatan kualitas organisasi permainan, kedisiplinan bertahan, dan kesiapan mereka menghadapi lawan dengan level kompetisi yang lebih tinggi.

Tur pramusim di Spanyol juga menjadi ajang pembuktian bahwa JDT terus berkembang sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia yang mampu bersaing dalam laga-laga internasional.

(berbagaisumber/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN