Friday, August 14, 2026
home_banner_first
NASIONAL

BGN Copot Kepala SPPG dan Segel Dapur MBG Usai Siswa SMAN 1 Berastagi Keracunan

Mistar.idJumat, 14 Agustus 2026 pukul 09.12 WIB
bgn_copot_kepala_sppg_dan_segel_dapur_mbg_usai_siswa_sman_1_berastagi_keracunan

Para siswa-siswi keracunan MBG dirawat di RSU Efarina (foto: tiktok mardianatarigan/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan administratif setelah sejumlah siswa SMAN 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG).

BGN mencopot Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berkaitan dengan insiden tersebut. Selain itu, dapur operasional SPPG juga disegel untuk sementara waktu.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan insiden sekaligus upaya mencari penyebab kejadian.

"Tindakan administratif juga sudah diambil, pencopotan Kepala SPPG terkait dan penyegelan dapur operasional. BGN juga memastikan kondisi mereka (siswa) dan kemudian mencari akar persoalannya," kata Sudaryono melalui akun Instagram resminya.

BGN Koordinasi dengan Pemkab Karo

Sudaryono mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karo untuk menangani dugaan keracunan tersebut.

BGN bersama Dinas Kesehatan setempat juga melakukan pemeriksaan terhadap sampel sisa lauk-pauk yang dikonsumsi para siswa. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya dugaan keracunan.

"Saya telah berkoordinasi dengan Bupati Antonius Ginting, sementara pemeriksaan sampel sisa lauk pauk dilakukan bersama Dinas Kesehatan setempat," ujar Sudaryono.

Selain pemeriksaan sampel makanan, BGN memastikan kondisi para siswa yang terdampak menjadi bagian dari penanganan insiden.

Sejumlah Siswa Diduga Keracunan

Sebelumnya, sejumlah siswa SMAN 1 Berastagi diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan program MBG.

Proses evakuasi terhadap siswa yang mengalami keluhan masih berlangsung. Pihak sekolah dan instansi terkait juga melakukan penanganan terhadap para siswa.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumatra Utara Wilayah IV, Zulkarnain Barus, membenarkan adanya dugaan keracunan yang dialami siswa SMAN 1 Berastagi.

Namun, Zulkarnain belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai jumlah siswa maupun kondisi mereka karena proses evakuasi masih berlangsung.

BGN selanjutnya menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan untuk memastikan penyebab insiden tersebut. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN