Tuesday, August 4, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Banjir Landa Tiga Kecamatan di Kota Padang, Warga Dievakuasi dengan Perahu

Mistar.idSenin, 3 Agustus 2026 pukul 22.54 WIB
banjir_landa_tiga_kecamatan_di_kota_padang_warga_dievakuasi_dengan_perahu

Banjir di Kota Padang, sejumlah warga dievakuasi dengan perahu. (Foto: Dokumentasi BPBD Kota Padang)

news_banner

Padang, MISTAR.ID - Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin (3/8/2026), setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak siang hingga sore hari. Sejumlah kendaraan dilaporkan hanyut akibat derasnya arus banjir.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pendataan terhadap korban jiwa maupun kerugian materiil masih dilakukan oleh BPBD Kota Padang.

“Dari pantauan visual yang kami terima, banjir menghanyutkan sejumlah kendaraan yang berada di jalan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).

Abdul menjelaskan banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur Kota Padang pada pukul 11.00 hingga 17.00 WIB. Bencana tersebut berdampak pada tiga kecamatan.

Di Kecamatan Kuranji, wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Lapau Munggu, Kompleks Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, dan Gunung Sarik. Sementara di Kecamatan Koto Tangah, banjir menggenangi Kelurahan Aia Pacah, kawasan belakang RSUD, serta Perumahan Green Mandiri.

Adapun di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, banjir terjadi di Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, dan Teluk Kabung Tengah.

BPBD Kota Padang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait langsung melakukan penanganan darurat dengan mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman menggunakan perahu.

Selain melakukan evakuasi, BPBD juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan kaji cepat dan pendataan dampak bencana sebagai dasar penanganan lanjutan.

Hingga Senin malam, banjir di sejumlah titik masih belum surut dan hujan masih mengguyur sebagian wilayah terdampak. BPBD bersama pemerintah daerah, OPD terkait, serta masyarakat terus melakukan upaya penanganan dan evakuasi warga.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi basah lainnya.

Masyarakat yang berada di wilayah rawan juga diminta terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi demi keselamatan bersama. (hm25/metrotvnews)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN