Monday, September 7, 2026
home_banner_first
MEDAN

Tiga Masalah Mendasar yang Bikin Pemko Medan Belum Optimal Atasi Kemiskinan

Mistar.idSenin, 7 September 2026 pukul 18.13 WIB
tiga_masalah_mendasar_yang_bikin_pemko_medan_belum_optimal_atasi_kemiskinan

Juru Bicara Fraksi PKS DPRD Kota Medan, Zulham Efendi. (Foto: Humas PKS/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Juru Bicara Fraksi PKS DPRD Kota Medan, Zulham Efendi, menilai ada tiga persoalan mendasar yang menyebabkan Pemko Medan belum optimal dalam mengatasi kemiskinan.

“Pertama, indikator masyarakat miskin yang dinilai belum jelas dan selalu berubah-ubah,” kata Zulham saat rapat paripurna penyampaian pandangan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan, Senin (7/9/2026).

Kedua, pendataan masyarakat miskin yang belum tuntas. “Terakhir, program pengentasan kemiskinan yang dinilai belum memiliki format dan arah yang jelas. Ini harus disikapi Pemko Medan,” ujarnya lagi.

Kemudian, Pemko Medan bisa menanggulangi kemiskinan lewat kebijakan preventif sehingga masyarakat tidak terus terjebak dalam lingkaran kemiskinan.

“Kalau terus seperti ini, itu sama saja dengan bermimpi di siang bolong soal penanggulangan kemiskinan di Kota Medan. Kami minta Pemko Medan lebih serius lagi mengatasi kemiskinan,” ucap Zulham.

Ia kemudian menyoroti transparansi dan akurasi pendataan. Menurutnya, masih ada masyarakat yang merasa bantuan tidak tepat sasaran karena masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan justru tidak memperolehnya.

“Begitu juga sebaliknya. Kami berharap ada solusi terbaik terhadap permasalahan dan keluhan masyarakat tersebut," katanya.

Oleh karena itu, Fraksi PKS berharap perubahan Perda Kota Medan Nomor 5 Tahun 2015 mampu menghadirkan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang lebih tepat sasaran, terintegrasi dan responsif terhadap kondisi masyarakat.

“Perda yang baru nantinya tidak boleh berhenti pada tataran administratif, tetapi harus diterjemahkan ke dalam program yang nyata, terukur, tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN