Maraknya Begal di Medan Tembung, Ketua Umum Godams Minta Patroli Ditingkatkan

Ketua Umum Godams, Agam Zubir, saat menjadi narasumber di Podcast Mo Tau Aja beberapa waktu lalu. (Foto: Dokumentasi Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Maraknya aksi begal yang kembali meresahkan pengendara di Medan Tembung menuai sorotan dari komunitas ojek online. Mereka meminta patroli kepolisian ditingkatkan, terutama di kawasan rawan seperti Laut Dendang pada jam-jam dini hari.
Hal ini diungkapkan Ketua Umum Godams (Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar), Agam Zubir, bahwa munculnya kembali aksi begal diduga akibat menurunnya intensitas patroli, serta tindakan tegas dari aparat kepolisian terhadap komplotan bandit jalanan.
“Kekhawatiran masyarakat, khususnya kami komponen ojol, muncul lagi karena terbukanya celah bagi pelaku kejahatan jalanan seperti begal yang menyasar warga pada jam-jam dini hari. Laut Dendang dan kawasan Tembung masih belum steril dari pelaku kejahatan,” ucap Agam, Senin (26/1/2026).
Menurutnya, situasi ini berbeda dibandingkan beberapa waktu lalu saat aparat gencar melakukan patroli dan penangkapan, sehingga masyarakat sempat merasakan keamanan dan kenyamanan saat beraktivitas.
“Dulu sempat terasa aman karena banyak dan masifnya penangkapan serta patroli. Tapi sekarang terlihat longgar lagi, sehingga celah itu muncul. Akibatnya, salah satu warga ojol kembali menjadi korban,” tuturnya.
Agam berharap Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, beserta jajarannya meningkatkan patroli serta melakukan tindakan represif yang tegas terhadap pelaku maupun sarang-sarang begal di wilayah hukum Polsek Medan Tembung.
“Kami mohon pelaku-pelaku begal dan sarang-sarangnya dibersihkan. Kalau tidak, ini akan terus menjadi berita-berita yang tidak enak dibaca dan didengar masyarakat,” ucapnya.
Ia juga berharap Polsek Medan Tembung dapat bersinergi dengan semangat Kapolres dalam memberantas segala bentuk tindakan melawan hukum, khususnya kejahatan jalanan.
“Tujuannya agar masyarakat yang bekerja, berusaha, atau beraktivitas pada malam hingga dini hari bisa kembali merasakan kenyamanan dan keamanan,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria bernama Rizjuar dibegal di Jalan Laut Dendang, tak jauh dari salah satu SPBU, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (21/1/2026) dini hari.
Saat itu, ia baru saja pulang nongkrong bersama istri dan adiknya. Akibat kejadian tersebut, sepeda motor Honda Vario BK 2810 AKL dibawa kabur kawanan pelaku yang berjumlah tujuh orang. Pria yang juga berprofesi sebagai ojol itu mengaku telah membuat laporan ke Polsek Medan Tembung. (hm25)


















