Harga Cabai Rp50 Ribu per Kilogram, Petani Mardinding Terancam Patek

Hasil panen cabai milik Adnan di Nagori Mardinding, Kecamatan Pematang Silimahuta, Simalungun. (foto: dokumen Adnan/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID (4/9/2026) – Harga cabai yang menembus Rp50.000 per kilogram membawa angin segar bagi petani di Nagori Mardinding, Kecamatan Pematang Silimahuta, Kabupaten Simalungun. Namun, kenaikan harga itu belum sepenuhnya membuat petani lega. Serangan penyakit patek mulai mengancam hasil panen.
Petani cabai, Adnan Pandiangan, mengaku menjual cabai hasil kebunnya dengan harga Rp50.000 per kilogram pada Kamis (3/9/2026) sore. Harga tersebut cukup menggembirakan dibandingkan harga sebelumnya.
Namun, di tengah harga yang tinggi, produksi cabainya justru menurun akibat serangan patek. Penyakit tersebut membuat buah cabai mengalami busuk kering.
“Semalam sore menjual cabai harga Rp50 ribu sekilo,” ujar Adnan saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).
Menurut dia, jika tanaman cabai tidak terserang patek, hasil panen bisa mencapai 60 hingga 70 kilogram. Saat ini, hasil yang diperolehnya hanya sedikit di atas 50 kilogram.
“Kalau tidak diserang patek bisa dapat 60 sampai 70 kilo. Sekarang ini hanya di atas 50 kilo. Iya, diserang patek, busuk kering,” katanya.
Kondisi serupa juga dialami petani lain di wilayah tersebut. Aldi Sipayung mengatakan, harga cabai di tingkat petani masih berada di angka Rp40.000 per kilogram ketika ia menjual hasil panennya pada Rabu (2/9/2026).
Ia berharap harga cabai terus mengalami kenaikan. Meski begitu, Aldi mengaku para petani kini harus menghadapi serangan patek yang mulai muncul di sejumlah kebun cabai.
“Dua hari lalu menjual masih Rp40 ribu. Semoga bertambah lagi lah. Sekarang memang lagi musim patek, ada juga cabai tetangga ladang yang kena,” ujarnya.
Kenaikan harga cabai menjadi kabar baik bagi petani di Mardinding. Namun, serangan patek berpotensi mengurangi produksi. Petani pun berada dalam situasi serba sulit, di mana harga sedang tinggi, tetapi hasil panen terancam berkurang. (hm27)


























