Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Jelang Musda Golkar Sumut, Sejumlah Nama Kader Berpeluang Pimpin Partai

Mistar.idSelasa, 13 Januari 2026 pukul 13.52 WIB
jelang_musda_golkar_sumut_sejumlah_nama_kader_berpeluang_pimpin_partai

Wakil Ketua DPD Golkar Sumut, H. Syamsul Qamar. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Menjelang pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) untuk menentukan kepemimpinan baru, sejumlah kader potensial, baik dari kalangan muda maupun politisi senior, mulai mencuat dan dinilai memiliki peluang besar memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut, H. Syamsul Qamar, mengatakan Golkar Sumut memiliki banyak kader berkualitas yang memenuhi persyaratan sebagai calon ketua. Pasalnya, ia menilai para kader tersebut memiliki rekam jejak pengabdian yang beragam.

Ia mengungkapkan, sejumlah nama yang disebutnya berpeluang maju dalam Musda Golkar Sumut antara lain Hendriyanto Sitorus, Andar Amin Harahap, Yasir Ridho Lubis, Irham Buana Nasution, dan Akbar Himawan Buchori.

“Golkar Sumut kaya akan kader. Banyak yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, pernah memimpin DPRD, hingga berada di jajaran pengurus harian partai. Semua ini menjadi modal kuat bagi regenerasi kepemimpinan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya, peluang untuk memimpin Golkar Sumut terbuka bagi siapa saja yang mampu membangun komunikasi politik dan mendapatkan dukungan konstituen. Pasalnya, konstituen pada Musda Golkar terdiri dari DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Sumut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar, serta Dewan Penasihat.

“Karena itu, kemampuan merangkul dan membangun kebersamaan menjadi kunci. Tidak tertutup kemungkinan Musda berlangsung secara aklamasi, tergantung dinamika dan komunikasi politik yang dibangun para kandidat,” ucap Anggota DPRD Sumut Fraksi Golkar itu.

Terkait jadwal pelaksanaan Musda, Syamsul mengungkapkan bahwa hingga kini masih dalam tahap finalisasi. Rencana awal pada 10 Januari harus disesuaikan karena menunggu koordinasi dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang saat ini berada di luar negeri.

“Kami di daerah hanya mengusulkan waktu. Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP. Saat ini kami masih menunggu pengumuman resmi,” tutur politisi Golkar itu.

Ia menambahkan, Musda Golkar Sumut nantinya akan langsung memilih ketua tanpa melalui mekanisme formatur. Ketua terpilih akan didampingi oleh unsur perwakilan kabupaten/kota dan DPP Partai Golkar.

Lebih jauh, ia berharap Musda ini menjadi momentum konsolidasi dan kebangkitan Partai Golkar di Sumatera Utara. “Siapa pun yang terpilih, harus mampu menyatukan kekuatan, memperkuat struktur partai, dan semakin mendekatkan Golkar kepada rakyat,” katanya mengakhiri.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN