Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

Timbul Sibarani: Pimpinan Golkar Sumut Harus Mampu Merangkul Semua Kalangan

Mistar.idSenin, 12 Januari 2026 18.06
journalist-avatar-top
MA
timbul_sibarani_pimpinan_golkar_sumut_harus_mampu_merangkul_semua_kalangan

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Simalungun sekaligus Ketua Komisi D DPRD Sumut, Timbul Jaya Hamonangan Sibarani. (Foto: Ari/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Ketua Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut), Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, menegaskan Ketua DPD Golkar Sumut yang akan terpilih harus mampu menjaga soliditas internal dan merangkul semua kalangan.

“Menjadi Ketua Golkar Sumut ke depan akan mengemban tanggung jawab yang sangat berat. Golkar sudah berada pada posisi menang, sehingga tugas berikutnya adalah memastikan kemenangan itu berkelanjutan, bahkan meningkatkan perolehan suara dan kursi legislatif,” ujarnya kepada wartawan di Gedung DPRD Sumut, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, tantangan kepemimpinan Golkar ke depan tidak ringan. Sebagai partai pemenang di Sumur, ia menilai Golkar dituntut untuk terus menjalankan kerja politik yang terukur, berpihak kepada rakyat, dan berkelanjutan agar tetap relevan di tengah dinamika masyarakat.

Pasalnya, selain kemampuan konsolidasi internal, ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, Ketua Golkar Sumut mendatang tidak boleh semata-mata berorientasi pada kekuasaan, tetapi harus menjadikan Golkar sebagai rumah besar bagi seluruh kelompok.

“Kepengurusan ke depan harus mampu mengakomodasi berbagai potensi, mulai dari pengusaha, petani, pekerja, hingga elemen masyarakat lainnya. Golkar harus benar-benar hadir sebagai partai inklusif dan dirasakan sebagai milik semua kalangan,” tuturnya.

Ia menilai keterwakilan berbagai kelompok strategis dalam struktur kepengurusan akan memperkuat akar sosial Partai Golkar di tengah masyarakat. Ia menyampaikan, dengan fondasi sosial yang kuat, Golkar diyakini mampu mempertahankan posisinya sebagai kekuatan politik utama di Sumut.

Terkait figur calon ketua, ia menegaskan bahwa Partai Golkar membuka ruang yang luas dan demokratis bagi seluruh kader yang memenuhi persyaratan untuk maju dalam Musda. Pasalnya, proses regenerasi dan kontestasi kepemimpinan, katanya, harus berjalan sesuai mekanisme partai.

“Siapa pun kader berhak mencalonkan diri selama memenuhi syarat, seperti telah menjadi kader Partai Golkar minimal lima tahun dan memperoleh dukungan sekurang-kurangnya 30 persen dari pemilik suara. Ini penting agar kepemimpinan yang terpilih memiliki legitimasi yang kuat,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Simalungun itu.

Menutup pernyataannya, politisi Golkar itu berharap Musda Golkar Sumut tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga momentum konsolidasi dan kebangkitan partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.

“Golkar harus terus bertransformasi, menjaga kebersamaan, dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Dari Sumatera Utara, Golkar harus menjadi teladan kepemimpinan politik yang matang, solid, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN