Lilik Yusuf Indrajaya Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum IAI Periode 2026-2030

Pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) IAI 2026 di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan yang berlangsung pada 6-8 Agustus 2026. (Foto: Berry/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Lilik Yusuf Indrajaya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) periode 2026-2030 dalam Kongres XXII IAI yang digelar di Medan.
Di hadapan sekitar 1.300 peserta Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) IAI 2026 di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Lilik mengajak seluruh anggota menjadikan kongres sebagai momentum memperkuat persatuan profesi.
"Jadikan Kongres dan PIT IAI 2026 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan profesi, meningkatkan kompetensi, dan memperluas kolaborasi," ujarnya kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).
Menurut Lilik, momentum tersebut juga harus dimanfaatkan untuk membangun sistem kefarmasian Indonesia yang semakin maju, adaptif, berdaya saing tinggi, serta mampu mendukung terwujudnya ketahanan kesehatan nasional.
Ia mengatakan PP IAI akan terus memperkuat koordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta bersinergi dengan pemerintah daerah melalui pemberian berbagai masukan terkait kebijakan kefarmasian.
Menurutnya, sinergi tersebut penting agar pemerintah daerah memahami perkembangan regulasi kefarmasian maupun kondisi tenaga kefarmasian saat ini.
"Kiranya apa yang bisa diberikan dan dijadikan masukan agar tujuan pemerintah, baik di daerah maupun para regulator dalam mengayomi seluruh masyarakat Indonesia, dapat dikolaborasikan," katanya.
Lilik menilai era saat ini merupakan era kolaborasi, di mana seluruh pihak harus berkontribusi, menyerap aspirasi, serta menjalankan fungsi sebagai fasilitator, pemberi apresiasi, dan mitra strategis bagi seluruh pemangku kepentingan maupun anggota.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya B.Sc., menyoroti tema PIT IAI 2026, "One Health, One Pharmacy, Synergy for National Resilience", yang dinilainya sangat relevan dengan tantangan kesehatan saat ini.
"Pendekatan One Health mengajarkan bahwa kesehatan manusia tidak dapat dipisahkan dari kesehatan hewan maupun kelestarian lingkungan. Dalam konteks ini, profesi apoteker memiliki peran yang sangat penting," ujarnya.
Surya menegaskan kompetensi, integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian para apoteker harus terus ditingkatkan agar mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
PREVIOUS ARTICLE
Menkes Budi: IAI Berperan Penting Jaga Kesehatan Masyarakat dan Kendalikan Penggunaan Antibiotik




















