Diet Tak Cukup Hanya Andalkan Dada Ayam

Dada ayam. (Foto: Pinterest)
Jakarta, MISTAR.ID – Dada ayam pada umumnya menjadi pilihan utama bagi seseorang yang sedang diet karena dikenal memiliki kandungan lemak dan kolesterol rendah jika dikonsumsi tanpa kulit.
Perlu diketahui, menjadikan dada ayam sebagai satu-satunya sumber protein bukan pilihan yang ideal.
Menurut spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, pola makan selama diet tetap perlu dibuat beragam agar kebutuhan nutrisi tubuh terpenuhi.
Ia mengatakan dada ayam fillet tanpa kulit memiliki kandungan lemak jenuh dan dietary cholesterol yang relatif rendah sehingga cocok dimasukkan dalam menu penurunan berat badan.
Meski demikian, sumber protein sebaiknya tidak dikonsumsi secara monoton.
"Untuk kebutuhan serat dan nutrisi lain, jangan cuma dada ayam terus. Sesekali ganti dengan ikan laut atau ikan sungai karena kaya akan Omega-3," ujar dr Yaze, dilansir dari detikcom, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, variasi sumber protein membantu tubuh memperoleh berbagai zat gizi yang dibutuhkan. Selain ikan, pilihan protein juga bisa berasal dari telur, daging sapi tanpa lemak, tahu, tempe, hingga edamame.
"Variasi protein sangat penting agar tubuh mendapatkan nutrisi lengkap, mulai dari zat besi, seng atau zinc, hingga vitamin B12," katanya.
Selain memastikan kebutuhan protein, asupan serat juga tidak boleh diabaikan ketika menjalani program penurunan berat badan. Sayuran dan buah dapat menjadi sumber serat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral.
Meski sama-sama penting, porsinya sebaiknya tidak dibuat sama. dr Yaze menyarankan konsumsi sayur lebih banyak dibandingkan buah dalam menu harian.
"Sayuran lebih rendah kalori dan gula, sedangkan buah kaya antioksidan dan vitamin tetapi mengandung gula alami atau fruktosa. Idealnya, dikonsumsi dengan porsi dua pertiga dari sayuran dan satu pertiga dari buah-buahan," tuturnya. (Detik)
PREVIOUS ARTICLE
COVID-19 Bisa 'Bangunkan' Virus yang Lama Tertidur di Tubuh




















