Anak Mulai Pilih-Pilih Minuman, Orang Tua Perlu Cermat Penuhi Nutrisi

Anak Mulai Pilih-Pilih Minuman, Orang Tua Perlu Cermat Penuhi Nutrisi. (foto ilustrasi:klikdokter/mistar)
Medan, MISTAR.ID (10/9/2026) - Memasuki usia 7-12 tahun, anak mulai memiliki pilihan sendiri terhadap makanan dan minuman. Tentunya, menjadi tantangan bagi orang tua, khususnya ibu, agar kebutuhan nutrisi anak terpenuhi.
Orang tua pun disarankan tidak hanya mempertimbangkan rasa yang disukai, tetapi juga kandungan nutrisinya. Salah satu nutrisi yang bertujuan mendukung fungsi kognitif, daya ingat, dan konsentrasi adalah Docosahexaenoic Acid (DHA), yang merupakan asam lemak esensial dan salah satu komponen penyusun jaringan otak.
Namun, pemenuhan EPA dan DHA masih menjadi tantangan. Studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition pada 2016 menyebutkan sebanyak 8 dari 10 anak Indonesia usia 4-12 tahun memiliki asupan EPA dan DHA di bawah standar minimum yang direkomendasikan FAO/WHO.
Menanggapi hal ini, Dokter Spesialis Anak, dr. Shyrien Amalina, MSc, SpA, mengatakan asam lemak esensial Arachidonic Acid (AA) dan DHA tetap dibutuhkan anak usia sekolah dan remaja untuk mendukung proses pembelajaran serta pematangan fungsi otak.
Meski perkembangan otak berlangsung paling pesat pada 1.000 hari pertama kehidupan, proses mielinisasi korteks prefrontal yang berperan dalam atensi, perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengendalian impuls masih berlangsung hingga masa remaja.
“Oleh karena itu, asupan AA dan DHA yang memadai dapat mendukung fungsi eksekutif, konsentrasi, regulasi perilaku dan emosi, serta plastisitas sinaptik yang berperan dalam proses belajar dan memori,” ungkap dr. Shyrien dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).
Menurut dia, kekurangan DHA pada anak usia sekolah dapat berpengaruh terhadap kemampuan belajar, daya ingat, hingga regulasi emosi. Kondisi tersebut sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas sehingga orang tua tidak selalu menyadarinya.
“Maka, dalam pemilihan minuman bernutrisi usahakan mengandung DHA. Begitu pun tetap perlu disesuaikan dengan rasa yang dapat diterima anak agar kebutuhan nutrisi dapat dipenuhi tanpa menimbulkan paksaan,” tuturnya.
Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, Haruman Rustandi, mengatakan untuk pemenuhan nutrisi pada anak disarankan dengan mempertimbangkan makanan dan minuman yang disukai anak.
"Salah satunya dari Champion, minuman cokelat yang diperkaya DHA dan ditujukan untuk anak usia 7-12 tahun. Terdapat kandungan 10 jenis vitamin serta cokelat malt yang diklaim memberikan pelepasan energi secara berkala. Selain itu, juga disukai anak," jelasnya. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Abu Vulkanik Bisa Picu Serangan Asma Pada Anak



































