Saturday, August 29, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Serangan Drone Rusia Picu Ledakan di Gudang Kyiv, 27 Orang Tewas

Mistar.idSabtu, 29 Agustus 2026 pukul 18.54 WIB
serangan_drone_rusia_picu_ledakan_di_gudang_kyiv_27_orang_tewas

Kebakaran hebat melanda gudang di Ukraina yang dihantam serangan drone Rusia. (foto: reuters/mistar)

news_banner

Kyiv, MISTAR.ID - Serangan drone Rusia menghantam sebuah fasilitas di Myla, kawasan pinggiran barat Kyiv, Ukraina, Jumat (28/8/2026) malam. Serangan tersebut memicu kebakaran besar yang kemudian disusul sejumlah ledakan dan menewaskan sedikitnya 27 orang.

Dilansir AFP, Sabtu (29/8/2026), kejaksaan Ukraina menyebut fasilitas yang terdampak diduga menyimpan bahan peledak. Kondisi tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan yang dilakukan otoritas setempat.

Kantor Kejaksaan Agung Ukraina menyatakan drone jatuh atau menghantam area sebuah perusahaan sekitar pukul 20.10 waktu setempat. Tak lama setelah itu, api membesar dan sejumlah ledakan terjadi di lokasi.

"Pada 28 Agustus, sekitar pukul 20.10 waktu setempat, sebuah kendaraan udara tak berawak... jatuh atau menghantam area sebuah perusahaan di kota Myla," demikian pernyataan Kejaksaan Agung Ukraina.

Pihak berwenang belum mengungkap identitas maupun jenis fasilitas yang menjadi sasaran serangan. Namun, penyelidikan akan mencakup aspek legal terkait penyimpanan bahan peledak serta kelengkapan izin dan persetujuan yang dimiliki perusahaan tersebut.

Gubernur wilayah Kyiv, Tymur Tkachenko, mengatakan jumlah korban meninggal dunia sejauh ini mencapai 27 orang. Ia mengingatkan angka tersebut masih dapat bertambah karena proses pencarian dan penanganan di lokasi masih berlangsung.

"Sayangnya, berdasarkan situasi saat ini, diketahui ada 27 orang yang tewas. Dan angka ini mungkin belum final," ujar Tkachenko.

Salah satu korban meninggal dunia diketahui merupakan kepala desa Dmytrivska, Taras Didych.

Sejumlah wartawan AFP di lokasi melaporkan kepulan asap hitam tebal terlihat membubung dari kawasan tersebut. Petugas masih melakukan penanganan terhadap kebakaran yang terjadi di fasilitas itu.

Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia dan Ukraina terus meningkatkan serangan jarak jauh menggunakan drone maupun senjata lainnya. Serangkaian serangan tersebut turut menimbulkan kebakaran dan korban jiwa, termasuk warga sipil.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN