Saturday, August 29, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Andaliman di Toba Naik hingga Rp100.000 per Kilogram, Pedagang Sebut Penyusutan Jadi Faktor

Mistar.idSabtu, 29 Agustus 2026 pukul 14.05 WIB
harga_andaliman_di_toba_naik_hingga_rp100000_per_kilogram_pedagang_sebut_penyusutan_jadi_faktor

Salah seorang pengepul (toke) andaliman Raisa Hutagaol. (Foto:Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID (29/8/2026) - Harga andaliman mengalami perubahan hingga 55 persen dari tingkat petani ke pedagang di pasar tradisional Kabupaten Toba hingga sampai ke pembeli. Lonjakan harga disebabkan daya tahan andaliman tersebut.

Salah seorang pengepul, Raisa Hutagaol, mengatakan dirinya memasok andaliman kepada pedagang di pasar tradisional Kabupaten Toba dan saat ini di pasar Kecamatan Porsea dan Laguboti seharga Rp60.000 per kilogram.

"Harga andaliman saya terapkan kepada pedagang yang menjadi pelanggan saya Rp60.000 per kilogram, sebab saya membeli andaliman dari petani seharga Rp45.000 per kilogram," ujar Raisa, Sabtu (29/8/2026).

Lanjut dia, untuk harga jual yang dibanderol dari pedagang kepada pembeli, kita tidak bisa mengintervensi mereka (pedagang) sebab mereka masih memikirkan penyusutan dari buah andaliman serta pembusukan yang mungkin terjadi.

"Sepengetahuan saya, pedagang di Kecamatan Porsea dan Laguboti membanderol harga andaliman saat ini bervariasi mulai dari Rp90.000 hingga Rp100.000 yang memang cukup tinggi dari harga beli mereka dari kami, pengepul," ucapnya.

Sementara salah seorang pedagang di pasar Kecamatan Porsea, Ria Manurung, mengatakan harga jual andaliman yang dibanderol kami, pedagang, kepada konsumen atau pembeli mulai dari Rp90.000 hingga Rp100.000 sudah sangat wajar dan tidak semata-mata mengambil keuntungan yang besar.

Lanjut dia, kita jangan melihat besarnya keuntungan yang didapat pedagang dari harga jual kepada konsumen yang kita terapkan. Pembeli tidak pernah memikirkan penyusutan dan bahkan busuknya andaliman dampak dari lamanya stok andaliman yang tidak kunjung laku.

"Daya tahan andaliman maksimal dapat bertahan selama sepekan. Setelah sepekan, kualitasnya akan berkurang, termasuk aroma dan warna andaliman tersebut. Jika kondisi lewat sepekan, pembeli akan enggan untuk membeli," tutur Ria. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN