Monday, August 24, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Inggris Izinkan Ukraina Produksi Rudal Storm Shadow di Dalam Negeri, Rusia Murka

Mistar.idSenin, 24 Agustus 2026 pukul 20.37 WIB
inggris_izinkan_ukraina_produksi_rudal_storm_shadow_di_dalam_negeri_rusia_murka_

Rudal Storm Shadow dikenal sebagai SCALP EG.(Foto: Getty Image)

news_banner

London, MISTAR.ID (24/8/2026)– Inggris akan mengizinkan Ukraina mengakses teknologi rudal jelajah canggihnya. Dengan begitu, rudal rancangan London dan Paris, Storm Shadow/SCALP, bisa diproduksi langsung di Ukraina.

Rencana ini diumumkan Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, saat berkunjung ke Kyiv pada Senin (24/8/2026) untuk memperingati Hari Kemerdekaan Ukraina.

"Rakyat Ukraina tak perlu ragu. Inggris mendukung Anda hari ini dan selama diperlukan," ujar Burnham dalam pernyataan resmi yang dikutip CNN. "Keamanan Ukraina adalah keamanan kita," tegasnya.

Paris dan Kyiv menargetkan jalur produksi rudal jelajah Système de Croisade Autonome a Longue Portée - Emploi General, SCALP, atau Storm Shadow versi Inggris dapat berdiri di Ukraina pada akhir 2026.

Langkah kunci untuk mewujudkan itu adalah deklasifikasi informasi tentang komponen rudal buatan Inggris agar bisa diproduksi di negara Eropa Timur tersebut.

Burnham juga menjabat sebagai ketua "Coalition of the Willing", aliansi internasional yang berkomitmen membantu Ukraina jika bantuan dari Amerika Serikat berkurang.

Storm Shadow adalah rudal jelajah jarak jauh dengan hulu ledak konvensional.

Rudal ini dirancang terbang mengikuti kontur medan untuk menghindari radar pertahanan udara.

Selama perang, Ukraina menggunakan rudal impor ini untuk menghantam bunker komando dan target militer penting milik Rusia.

Inggris dan Prancis belum mengumumkan berapa jumlah rudal SCALP/Storm Shadow yang telah dipasok ke Ukraina sejauh ini.

Rudal Storm Shwadow (dikenal sebagai SCALP EG di Prancis) adalah rudal jelajah jarak jauh berbasis udara buatan MBDA. Senjata ini memiliki berat 1.300 kg, hulu ledak seberat 450 kg (termasuk penetrator tandem BROACH), jangkauan 250–560 km, serta kecepatan subsonik tinggi (sekitar Mach 0,8) untuk menghancurkan bunker dan infrastruktur militer yang sangat dilindungi

Langkah Inggris ini memicu kemarahan Rusia. Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menuding London telah terlibat langsung dalam perang. "Dan menambah bahan bakar ke dalam api," kata Peskov.(CNN/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN