Susunan Direksi dan Komisaris DSI, Ada Tony Wenas dan Mari Elka Pangestu

Peluncuran Danantara Sumberdaya Indonesia. (foto: detik/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia resmi meluncurkan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan transparansi ekspor sumber daya alam (SDA) strategis nasional.
Direktur Utama DSI, Luke Thomas Mahony, memastikan kehadiran perusahaan tersebut tidak akan mengganggu kontrak ekspor yang telah berjalan. Pada tahap awal, DSI akan berfokus pada pemantauan dan penguatan tata kelola ekspor hingga akhir tahun.
"Hubungan komersial yang sudah ada akan tetap berlanjut di ketiga komoditas yang kita tangani, yaitu batu bara, kelapa sawit (CPO), dan ferro alloy," ujar Luke.
Menurutnya, DSI juga tidak dibentuk untuk menambah rantai birokrasi baru dalam kegiatan ekspor. Perusahaan akan mengintegrasikan dan memanfaatkan sumber daya serta data yang telah tersedia di kementerian dan lembaga terkait.
"Jadi, ini adalah soal mengintegrasikan dan memanfaatkan, kita tidak akan menambah birokrasi baru. Kami tidak akan meminta pengumpulan data baru jika data tersebut sudah ada. Kami akan memanfaatkan data dari sistem kementerian di Bea Cukai dan kementerian lainnya yang sudah tersedia," kata Luke.
Dalam peluncuran tersebut, Luke sekaligus memperkenalkan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris DSI.
Sejumlah nama yang memiliki pengalaman di sektor bisnis, keuangan, dan pemerintahan masuk dalam struktur perusahaan. Di antaranya Tony Wenas, yang dikenal sebagai Direktur Utama PT Freeport Indonesia, serta Mari Elka Pangestu, mantan Menteri Perdagangan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan Bank Dunia.
Berikut susunan pengurus PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI):
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris: M. Syaifurrahman Noer
Komisaris: Harold Tjiptadjaja
Komisaris: Tony Wenas
Komisaris: Mari Elka Pangestu
Dewan Direksi
Direktur Utama: Luke Thomas Mahony
Direktur Keuangan: Sinthya Roesly
Direktur Manajemen Risiko: Nur Hidayat Udin
Direktur Legal dan Kepatuhan: Ivan Ferdiansyah Baely.






















