Tuesday, August 25, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

226.985 Keluarga di Wilayah Kerja Bulog Pematangsiantar Terima Bantuan Beras

Mistar.idSelasa, 25 Agustus 2026 pukul 10.54 WIB
226985_keluarga_di_wilayah_kerja_bulog_pematangsiantar_terima_bantuan_beras

Masyarakat yang menerima bantuan membawa beras pada Juli 2025. (Foto: Dok. Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID – Sebanyak 226.985 kepala keluarga (KK) di wilayah kerja Bulog Cabang Pematangsiantar mulai menerima bantuan beras untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh 10 kilogram beras per bulan. Bantuan untuk tiga bulan tersebut disalurkan sekaligus. Artinya, setiap keluarga menerima total 30 kilogram beras.

Untuk wilayah Siantar-Simalungun, jumlah penerima mencapai 117.098 keluarga. Rinciannya, Kabupaten Simalungun sebanyak 95.731 KPM dan Kota Pematangsiantar 21.367 KPM.

Penyaluran bantuan sudah mulai dilakukan, khususnya di Kabupaten Simalungun. Kecamatan Dolok Pardamean dan Gunung Maligas menjadi wilayah awal distribusi.

Asisten Manager Penjualan Pasar Pemerintah Bulog Pematangsiantar, Samuel Lubis, mengatakan penetapan penerima bantuan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial. Data tersebut difokuskan pada kelompok masyarakat desil 1 hingga 4.

“Kami di Bulog cuma menyalurkan sesuai data dari pusat, jadi bukan kami yang tentukan kuotanya,” ujar Samuel.

Bagi masyarakat yang merasa memenuhi kriteria tetapi belum terdaftar sebagai penerima, Samuel meminta agar kondisi ekonomi keluarga dilaporkan kepada pemerintah desa, nagori atau kelurahan untuk diusulkan dalam pendataan berikutnya.

Karena jumlah beras yang didistribusikan cukup besar, Bulog melakukan pengiriman secara bertahap dari gudang menuju lokasi penerima.

Asisten Manager Pengadaan dan Operasi Bulog Pematangsiantar, Aryo Wibisono, meminta masyarakat tidak khawatir apabila bantuan belum diterima pada awal penyaluran.

“Penyaluran nasional memang mulai serentak, tapi distribusinya tidak langsung sekaligus. Ada proses pengangkutan dari gudang ke lokasi. Kalau belum terima, bukan berarti batal. Jadi, pantau saja info resmi dari desa atau kelurahan,” kata Aryo, Selasa (25/8/2026).

Selain mengatur distribusi, Bulog mengingatkan masyarakat waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan bantuan sosial.

Modus yang perlu diwaspadai antara lain tautan pendaftaran palsu yang disebarkan melalui grup WhatsApp, permintaan data rekening serta permintaan sejumlah uang dengan alasan mempercepat pencairan bantuan.

Aryo menegaskan seluruh proses penyaluran bantuan beras tidak dipungut biaya.

“Jangan percaya kalau ada yang minta uang dengan alasan mempercepat pencairan. Cek status penerima bantuan cuma lewat kanal resmi pemerintah. Dan hati-hati, jangan asal klik link aneh yang masuk ke ponsel Anda,” tuturnya.

Perlu diketahui, wilayah kerja Bulog Cabang Pematangsiantar mencakup Tapanuli Utara dengan 41.140 KPM, Toba 24.713 KPM, Humbang Hasundutan 23.432 KPM dan Samosir 19.602 KPM.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN