Tinggal di Gubuk Reot tapi Tak Dapat Bantuan Beras, Warga Lubuk Pakam Lapor Dinsos

Kantor Lurah Syahmad Kecamatan Lubuk Pakam tempat pembagian raskin.(foto: Sembiring/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID - Sejumlah warga miskin di Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, mengeluhkan tidak menerima bantuan beras dari pemerintah. Warga kemudian melaporkan persoalan tersebut kepada Dinas Sosial (Dinsos) Deli Serdang.
Salah satunya Jul, warga Kelurahan Syahmad. Pria yang tinggal seorang diri sejak kedua orang tuanya meninggal dunia itu mengaku tidak pernah menerima bantuan pemerintah.
Kondisi tempat tinggal Jul pun memprihatinkan. Ia menempati gubuk berdinding tepas dan beratap rumbia yang sudah miring serta nyaris roboh.
Keluhan serupa disampaikan seorang janda di Kelurahan Syahmad yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia mengaku telah lama hidup sendiri setelah anak-anaknya berumah tangga dan memiliki kartu keluarga atas namanya sendiri.
“Sudah lama saya menjanda dan tinggal sendiri karena anak-anak sudah berumah tangga. Kartu keluarga juga atas nama saya sendiri. Tapi bantuan apa pun dari pemerintah tidak pernah saya dapatkan,” ujarnya, Senin (24/8/2026).
Dari informasi yang diperoleh Mistar, selain Jul dan seorang janda tersebut, sejumlah warga kurang mampu di Kelurahan Syahmad dan Kelurahan Cemara juga mengalami hal serupa.
Kepala Dinas Sosial Deli Serdang Yusnaldi saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan mengecek data kependudukan warga yang mengaku tidak menerima bantuan tersebut.
Salah seorang staf Dinsos Deli Serdang menjelaskan, pihaknya akan memeriksa data warga tersebut terlebih dahulu untuk memastikan apakah mereka masuk kategori desil 1 atau 2.
“Jika berdasarkan data warga tersebut tidak masuk desil 1 atau 2, kita minta pihak kelurahan mengecek kembali datanya,” jelas staf Yusnaldi.
Ia menjelaskan, pengecekan awal data warga dilakukan di tingkat kelurahan, kemudian hasilnya diverifikasi Dinas Sosial untuk menentukan kesesuaian kategori desil.
Hingga Senin (24/8/2026), warga yang menyampaikan keluhan tersebut mengaku belum menerima bantuan beras dari pemerintah. (*)























