822 Drone Ukraina Hujani Rusia, 7 Orang Tewas

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di sebuah pasar buku setelah serangan rudal Rusia di Kyiv, Ukraina, Minggu, 16 Agustus 2026 dini hari. (foto: ap/francisco seco)
Moskow, MISTAR.ID - Ukraina melancarkan salah satu serangan udara terbesarnya ke wilayah Rusia sejak invasi skala penuh Moskow ke Ukraina pada 2022, Minggu (16/8/2026). Serangan yang melibatkan ratusan drone itu menewaskan sedikitnya tujuh orang di sejumlah wilayah Rusia.
Dilansir BBC, Gubernur Rostov Yury Slyusar mengatakan lima orang tewas akibat serangan Ukraina di wilayah tersebut. Serangan juga merusak sejumlah bangunan serta memicu kebakaran di dua kawasan hutan.
Di Belgorod, Gubernur Vyacheslav Gladkov melaporkan seorang perempuan tewas setelah sebuah bus terkena serangan di Distrik Rakityansky. Seorang perempuan lainnya mengalami cedera kepala serius dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Korban lainnya adalah pria berusia 83 tahun yang tewas setelah sebuah drone menghantam rumah di Distrik Ramensky, wilayah Moskow.
Associated Press (AP) melaporkan, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menghancurkan 822 drone Ukraina sepanjang malam. Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan sekitar 600 drone terdeteksi menuju Moskow, dengan sekitar sepertiganya dihancurkan di wilayah Moskow.
Serangan tersebut juga memicu kebakaran di gudang perusahaan ritel daring Wildberries di Podolsk. Sementara itu, lebih dari 150 drone dilaporkan menyerang Rostov, merusak sejumlah rumah dan stasiun kereta api serta memicu kebakaran hutan.
Pada saat bersamaan, Rusia juga terus melancarkan serangan ke sejumlah wilayah Ukraina. Rudal yang menghantam Kryvyi Rih menewaskan dua orang dan melukai 14 lainnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan satu orang juga tewas di Sumy. Dua korban lainnya, seorang pria dan perempuan, tewas setelah rumah mereka dihantam serangan Rusia di wilayah Zaporizhzhia. Serangan di Kyiv juga memicu kebakaran dan melukai enam orang.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim serangannya menyasar pabrik metalurgi di Kryvyi Rih serta sejumlah fasilitas industri militer di Kyiv, termasuk fasilitas produksi rudal Flamingo Ukraina.
Pada hari yang sama, jet tempur F-18 Spanyol yang menjalankan misi NATO di Rumania menembak jatuh sebuah drone yang memasuki wilayah udara negara tersebut. Kementerian Pertahanan Rumania tidak mengungkap asal drone itu, meski Reuters melaporkan NATO menduga drone tersebut berasal dari Rusia.
Sebelumnya, sekitar 600 drone dilaporkan mengarah ke Moskow dalam serangan yang sama, dengan 201 di antaranya dihancurkan di wilayah ibu kota Rusia. (*)





















