Suyudi Ario Seto Disetujui Jadi Kapolri, Ini Profil dan Rekam Jejak Kariernya

Komjen Pol Suyudi Ario Seto (Foto: Istimewa/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID — Komjen Pol Suyudi Ario Seto selangkah lagi menduduki posisi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi sebagai Kapolri setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Persetujuan tersebut diberikan secara aklamasi dalam rapat pleno Komisi III DPR. Seluruh anggota yang hadir menyatakan setuju setelah Ketua Komisi III DPR Habiburokhman meminta persetujuan terhadap calon Kapolri yang diajukan Presiden.
Suyudi merupakan calon tunggal yang diajukan Presiden melalui Surat Presiden (Surpres) yang diterima pimpinan DPR pada 30 September 2026. Dalam surat tersebut, Presiden mengusulkan pemberhentian Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri sekaligus mengajukan Suyudi untuk mengisi posisi tersebut.
Setelah memperoleh persetujuan Komisi III, hasil fit and proper test dan keputusan tersebut akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
Dari Dunia Reserse hingga Pimpinan BNN
Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Sebagian besar perjalanan awal kariernya bersinggungan dengan bidang reserse dan penegakan hukum.
Ia pernah menjalankan tugas di sejumlah wilayah kepolisian, termasuk sebagai Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, dan Kapolsek Metro Penjaringan.
Pengalaman di bidang kriminal juga menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya. Suyudi pernah dipercaya sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, hingga menjalankan tugas di lingkungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.
Kariernya kemudian berkembang ke posisi kepemimpinan kewilayahan. Ia pernah menjabat Kapolres Majalengka pada 2014, Kapolres Bogor pada 2015, Kapolresta Bogor Kota pada 2016, serta Kapolres Metro Jakarta Pusat pada 2017.
Setelah itu, Suyudi dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis, termasuk Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Wakapolda Metro Jaya.
Pada 2024, Suyudi dipercaya menjadi Kapolda Banten. Sebelum memasuki struktur pemerintahan di bidang pemberantasan narkotika, ia menjalankan tugas sebagai pimpinan kepolisian di wilayah tersebut.
Pimpin BNN Sebelum Diusulkan Jadi Kapolri
Perjalanan karier Suyudi berlanjut ke Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia dilantik sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 untuk menggantikan Marthinus Hukom.
Beberapa pekan kemudian, Suyudi memperoleh kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi. Dengan pangkat tersebut, ia menjalankan tugas sebagai Kepala BNN hingga kemudian namanya diajukan sebagai calon Kapolri.
Selama berkarier di kepolisian, pengalaman Suyudi mencakup penanganan perkara kriminal, kepemimpinan di sejumlah wilayah, hingga pemberantasan narkotika.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang dipaparkannya ketika menjalani fit and proper test di Komisi III DPR.
Suyudi: Kapolri Bukan Puncak Karier
Dalam uji kelayakan dan kepatutan tersebut, Suyudi menyampaikan pandangannya mengenai tanggung jawab seorang Kapolri.
Ia menegaskan bahwa posisi tersebut bukan sekadar pencapaian karier, melainkan amanah dengan tanggung jawab besar terhadap institusi dan masyarakat.
"Bagi saya, jabatan Kapolri bukanlah puncak karier, jabatan Kapolri adalah puncak tanggung jawab," kata Suyudi dalam fit and proper test di Komisi III DPR, Kamis, 1 Oktober 2026.
Dalam pemaparannya, Suyudi juga membawa gagasan mengenai polisi yang dekat dengan masyarakat sebagai bagian dari arah kepemimpinannya.
Menunggu Tahap Paripurna DPR
Dengan persetujuan Komisi III DPR, proses pencalonan Suyudi sebagai Kapolri memasuki tahapan berikutnya.
Keputusan Komisi III akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR. Setelah seluruh proses di parlemen selesai, tahapan pengangkatan dan pelantikan akan mengikuti mekanisme ketatanegaraan yang berlaku.
Jika seluruh proses tersebut berjalan sesuai tahapan, Suyudi akan menggantikan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.
Perjalanan Suyudi dari dunia reserse, kepemimpinan di sejumlah wilayah kepolisian, Kapolda Banten, hingga Kepala BNN kini membawanya ke tahap baru dalam karier kepolisian: menuju posisi tertinggi di institusi Polri.









































