Thursday, October 1, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Manchester City Dinyatakan Bersalah, Pep Guardiola Tetap Dukung The Citizens

Mistar.idKamis, 1 Oktober 2026 pukul 21.24 WIB
manchester_city_dinyatakan_bersalah_pep_guardiola_tetap_dukung_the_citizens

Pep Guardiola. (Foto: Bola.com)

news_banner

Manchester, MISTAR.ID – Mantan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, akhirnya angkat bicara setelah The Citizens dinyatakan bersalah dalam kasus pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP) Liga Inggris.

Guardiola menyampaikan dukungannya kepada klub yang pernah dilatihnya melalui unggahan di media sosial. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan tetap berada di belakang Manchester City di tengah persoalan yang sedang dihadapi klub.

"Saya ingin setiap fan @ManCity tahu bahwa saya ada di sini, lebih dari sebelumnya," tulis Guardiola melalui akun X miliknya, Kamis (1/10/2026).

"Saya selalu, sejak dulu dan akan selalu berada di belakang klub saya, pemilik, CEO saya, Ferran (Soriano), para pemain, staf, Enzo (Maresca), dan kalian, para suporter kami yang luar biasa."

"Biarkan saya memperjelas: kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai kalian semua," lanjutnya.

Guardiola meninggalkan posisi pelatih Manchester City pada akhir musim lalu setelah hampir satu dekade menangani klub tersebut. Posisinya kemudian diteruskan oleh Enzo Maresca.

Pernyataan Guardiola muncul setelah komisi independen memutuskan Manchester City bersalah atas tuduhan pelanggaran finansial.

Sebelumnya, CEO Manchester City Ferran Soriano juga telah menyampaikan sikap klub kepada para staf melalui rekaman video pada Selasa (29/9/2026). Soriano menyatakan klub menolak hasil investigasi yang dilakukan komisi independen tersebut.

Guardiola mulai menangani Manchester City pada 2016. Selama hampir satu dekade, ia membawa klub tersebut meraih berbagai trofi, termasuk enam gelar Liga Inggris, dengan empat di antaranya diraih secara beruntun.

Selain itu, Guardiola mempersembahkan tiga Piala FA, lima Piala Liga Inggris, dan satu trofi Liga Champions untuk Manchester City.

Rincian Kasus Pelanggaran Finansial

Kasus yang menyeret Manchester City berkaitan dengan dugaan manipulasi kontrak komersial yang disebut digunakan untuk meningkatkan pencatatan pendapatan sekaligus menekan laporan pengeluaran klub.

Dugaan pelanggaran finansial tersebut disebut bernilai lebih dari 900 juta pound sterling dan berlangsung pada periode 2009 hingga 2018.

Rentang waktu tersebut mencakup sebagian besar masa kepelatihan Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini sebelum era Guardiola dimulai pada 2016.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN