Thursday, October 1, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Indonesia Masih Berpeluang Tambah Emas di Asian Games 2026

Mistar.idKamis, 1 Oktober 2026 pukul 10.08 WIB
indonesia_masih_berpeluang_tambah_emas_di_asian_games_2026

Menpora Erick Thohir saat menyambut kepulangan tim bulutangkis dan angkat besi di Jakarta, Rabu (30/9/2026) malam. (foto: detik/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Indonesia masih memiliki peluang menambah perolehan medali emas pada Asian Games 2026. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir berharap kejutan dari kontingen Merah Putih terus berlanjut hingga pertandingan terakhir.

Saat ini Indonesia telah mengumpulkan empat medali emas. Raihan tersebut berasal dari dua emas bulutangkis, satu dari angkat besi, dan satu lainnya dari panjat tebing.

Perolehan empat emas itu sekaligus telah memenuhi target awal yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), serta Chef de Mission Indonesia.

Meski demikian, peluang Indonesia untuk menambah emas masih terbuka. Dua nomor yang berhasil melaju ke final akan bertanding, Kamis (1/10/2026).

Dari panjat tebing, Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo akan tampil pada nomor speed putra. Sementara itu, peluang lainnya datang dari cabang esports melalui tim nasional Mobile Legends.

Erick Thohir berharap para atlet yang masih bertanding mampu memberikan performa terbaik dan mempertahankan momentum positif Indonesia hingga Asian Games 2026 berakhir pada 4 Oktober mendatang.

"Ya, Bismillah. Saya terima tambahan satu (medali emas), saya terima tambahan dua, saya terima tambahan tiga. Yang terbaik," kata Erick saat menyambut kepulangan tim bulutangkis dan angkat besi di Jakarta, Rabu (30/9/2026) malam WIB.

Ia juga meminta para atlet yang masih berada di arena pertandingan untuk terus berjuang maksimal hingga kesempatan terakhir. "Mudah-mudahan para atlet yang masih ada di Asian Games berjuang sampai titik terakhir, habis-habisan," ujarnya.

Erick turut menyinggung besarnya apresiasi yang disiapkan pemerintah bagi para peraih medali. Untuk peraih emas nomor perorangan, pemerintah memberikan bonus sebesar Rp3 miliar, sedangkan perhitungan bonus untuk nomor ganda dan beregu memiliki ketentuan berbeda.

"Sayang kalau yang individu tiga medali emas, sayang. Tetapi untuk beregu hitungannya beda, yang dobel hitungannya beda, tetapi tetap besar. Jadi, ditabung," tutur mantan Menteri BUMN tersebut.

Karena itu, Erick kembali menyemangati para atlet yang masih berjuang, khususnya mereka yang telah memastikan tempat di babak final. Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memberikan prestasi bagi diri sendiri, keluarga, dan Indonesia.

"Jadi atlet yang masih berjuang, apalagi sudah masuk final, berikan habis-habisan buat dirinya, buat keluarganya, dan tentu buat bangsa. Sayang, uangnya besar. Mudah-mudahan kita ada kejutan-kejutan lain selain yang hari ini," ucap Erick.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN