Thursday, September 10, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Mirip Bencana Nepal! 90.000 Warga AS Dibayangi Ancaman Lahar Gunung Rainier

Mistar.idKamis, 10 September 2026 pukul 14.54 WIB
mirip_bencana_nepal_90000_warga_as_dibayangi_ancaman_lahar_gunung_rainier

Gambaran bencana banjir dan lahar. (Foto ilustrasi: maris/meta/mistar.id)

news_banner

Washington, MISTAR.ID (10/9/2026) – Bencana banjir bandang seperti yang melanda Nepal bisa saja terulang di Amerika Serikat.

Para ahli memperingatkan potensi aliran lahar destruktif dari Gunung Rainier di negara bagian Washington yang mengancam lebih dari 90.000 orang. Peringatan itu disampaikan ahli geologi Badan Survei Geologi AS, USGS, Holly Weiss-Racine.

"Lahar merupakan bahaya vulkanik paling berbahaya di kawasan Pegunungan Cascades, karena jangkauan dan daya rusaknya. Lebih dari 90.000 orang tinggal di zona bahaya lahar Gunung Rainier, dengan potensi dampak yang dapat menimpa jutaan orang," ujar Weiss-Racine kepada RIA Novosti.

Lahar adalah aliran campuran air, lumpur, dan puing bebatuan yang meluncur sangat cepat dari lereng gunung berapi.

Gunung Rainier sendiri adalah gunung berapi tertinggi di Washington dengan ketinggian 4.392 meter. Menurut data USGS, lahar dari gunung ini bisa meluncur sejauh puluhan kilometer dan menyapu habis bangunan serta infrastruktur yang dilewatinya.

Dalam 6.000 tahun terakhir, setidaknya 11 aliran lahar besar tercatat meluncur dari Gunung Rainier hingga ke dataran rendah Puget Sound.

Peringatan ini muncul setelah banjir bandang melanda Nepal utara pada 26 Agustus lalu. Banjir terjadi setelah gletser mencair dan memicu tanah longsor di Sungai Bhotekoshi.

Korban tewas sudah melampaui 1.300 orang, dengan lebih dari 5.500 orang masih dinyatakan hilang.

Meski pemicunya berbeda, dampak destruktif lahar Gunung Rainier disebut-sebut memiliki kemiripan dengan banjir bandang di Nepal: datang tiba-tiba, sangat cepat, dan menghancurkan.(Sputnik/RIA Novosti/Antara/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN