Tuntut Kepastian Plasma 20 Persen, Warga Aek Korsik Geruduk Kantor Bupati Labura

Massa saat melakukan aksi di depan gerbang kantor bupati Labura, Kamis (10/9/2026). (foto: sunusi/mistar)
Labura, MISTAR.ID - Puluhan warga Desa Aek Korsik, Kecamatan Aek Kuo, menggelar aksi di jalan depan pintu masuk kantor Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kamis (10/9/2026).
Dalam aksinya, kelompok mengatasnamakan Koperasi Produsen Multi Pihak Aek Korsik Bersatu yang dikomandoi Wakil Ketua PMII Sumut Ferry, tersebut menyampaikan sembilan tuntutan.
Di antara sembilan poin tuntutan tersebut, mereka meminta plasma minimal 20 persen dari luas Hak Guna Usaha (HGU) PT Torganda. Selain itu, massa meminta Bupati Labura memastikan perusahaan melaksanakan kewajiban plasma kepada masyarakat sesuai ketentuan.
Pemkab Labura juga diminta melakukan pengawasan terhadap perusahaan perkebunan yang masih beroperasi, serta memastikan tidak terjadi praktik yang merugikan masyarakat. Pemerintah diminta menertibkan persoalan lahan, mengawasi pelaksanaan plasma serta mengambil tindakan terhadap perusahaan yang tidak memenuhi ketentuan.
"Kami berharap pemerintah segera mencari solusi dan memberikan kepastian penyelesaian atas persoalan perkebunan yang menyangkut kepentingan masyarakat," ujar Ferry.
Tuntutan lainnya berkaitan dengan pengelolaan dan optimalisasi lahan perkebunan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya petani dan masyarakat sekitar perusahaan.
Massa juga meminta adanya pemantauan terhadap pelaksanaan program plasma perkebunan serta kepastian pemenuhan hak-hak masyarakat. Pemkab Labura juga didorong mengambil tindakan terhadap perusahaan yang tidak mematuhi ketentuan dan memastikan setiap persoalan diselesaikan berdasarkan aturan hukum yang berlaku.
"Pemerintah harus menyusun langkah penyelesaian yang jelas dan terukur, termasuk menentukan target waktu penyelesaian sehingga persoalan perkebunan tidak berlarut-larut," katanya.
Massa menekankan agar pemerintah mengupayakan penyelesaian persoalan masyarakat dengan perusahaan perkebunan sehingga keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Labura.
Masaa yang berada di luar pagar ditemui Staf Ahli Bupati L br Gultom, Kasat Pol PP Singgih, Camat Aek Kuo Rusdi dan Wakapolsek Kualuh Hulu Iptu Sudibyo. Terjadi dialog antara kedua belah pihak sebelum akhirnya massa diperkenankan masuk ke halaman kantor bupati.



































