Pangeran Harry dan Meghan Kembali ke Inggris, Archie-Lilibet Mulai Sekolah September

Pangeran Harry dan Meghan, Duke dan Duchess of Sussex, tiba untuk menghadiri sebuah acara saat berkunjung ke Bondi Beach, Australia, 17 April 2026. (Jonathan Brady/Pool Photo via AP)
MISTAR.ID, London – Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, berencana kembali tinggal di Inggris bersama dua anak mereka setelah lebih dari enam tahun menetap di Amerika Serikat (AS).
BBC melaporkan Duke dan Duchess of Sussex akan meninggalkan AS dan menetap di sebuah kediaman pribadi di luar London yang bukan merupakan properti Kerajaan Inggris.
Sementara Associated Press (AP), Kamis (20/8/2026), melaporkan Harry dan Meghan tidak akan kembali menjalankan tugas sebagai anggota aktif keluarga kerajaan atau working royals.
Kedua anak mereka, Pangeran Archie, 7 tahun, dan Putri Lilibet, 5 tahun, telah terdaftar di sekolah di Inggris dan dijadwalkan mulai mengikuti pelajaran pada September mendatang.
Keluarga Sussex disebut akan tinggal di kediaman pribadi non-kerajaan di luar London.
Raja Charles III telah diberi tahu mengenai rencana kepulangan Harry dan Meghan pada Minggu. Informasi tersebut disampaikan setelah keluarga Sussex sebelumnya berkunjung ke Inggris pada Juli lalu.
Harry dan Meghan melepaskan tugas resmi kerajaan pada 2020 dan kemudian pindah ke California. Sejak saat itu, hubungan mereka dengan sejumlah anggota keluarga kerajaan diliputi ketegangan.
Namun, hubungan Harry dengan ayahnya belakangan menunjukkan tanda-tanda membaik. Pada kunjungan Juli, Harry, Meghan, Archie dan Lilibet menghabiskan waktu bersama Raja Charles di kediamannya di Highgrove, Inggris bagian barat.
Pertemuan tersebut menjadi kali pertama Archie dan Lilibet bertemu kakek mereka sejak perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada 2022.
Keinginan Harry untuk memperbaiki hubungan dengan keluarga kerajaan sebelumnya juga disampaikan secara terbuka dalam wawancara dengan BBC setelah ia kalah dalam sengketa hukum terkait pengamanan dirinya di Inggris.
“Saya ingin berdamai dengan keluarga saya. Tidak ada gunanya terus bertengkar,” kata Harry kepada BBC ketika itu.
Harry juga ketika itu mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi kesehatan Raja Charles dengan mengatakan dirinya tidak mengetahui berapa lama lagi waktu yang dimiliki sang ayah.
Masalah keamanan selama ini menjadi salah satu persoalan utama bagi Harry. Ia berselisih dengan pemerintah Inggris setelah tidak lagi otomatis memperoleh perlindungan polisi bagi dirinya dan keluarganya ketika berada di Inggris.
Harry berpendapat keluarganya tetap menghadapi risiko keamanan karena status mereka sebagai anggota keluarga kerajaan, meski tidak lagi menjalankan tugas resmi.
Meski hubungan Harry dengan Raja Charles mulai mencair, belum terlihat tanda-tanda perbaikan serupa dalam hubungannya dengan kakaknya, Pangeran William.
Istana Buckingham tidak mengomentari spekulasi mengenai anggota keluarga kerajaan yang tidak menjalankan tugas resmi. Perwakilan Harry dan Meghan juga menolak memberikan komentar mengenai rencana kepindahan tersebut. (*)






















