Friday, July 24, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Polda Sumut Selidiki Kasus Penembakan Siswa SMA di Medan Labuhan

Mistar.idJumat, 24 Juli 2026 pukul 16.33 WIB
polda_sumut_selidiki_kasus_penembakan_siswa_sma_di_medan_labuhan_

Ika Indah Sari, ibu kandung korban. (foto: matius/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut tengah menyelidiki kasus penembakan terhadap Daffa Al-Bukhari. Siswa salah satu SMA di Medan itu diduga ditembak Orang Tidak Dikenal (OTK), saat menonton tawuran di terowongan Jalan Tol, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (18/7/2026) dini hari.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Dr Ferry Walintukan, mengatakan penyelidikan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari ibu korban. “Tentunya akan diproses. Kami akan mencari, mengumpulkan bukti, maupun saksi," ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Ferry memastikan pihaknya akan memproses laporan korban. Mereka juga akan mengumpulkan bukti-bukti tindak pidana yang merenggut nyawa Daffa.

Ika Indah Sari, 38 tahun, ibu korban mengatakan kepergian sang anak meninggalkan luka yang cukup besar bagi keluarga. Daffa merupakan anak pertama dari 3 bersaudara dan saat ini Daffa sedang duduk di bangku kelas 3 SMA. Maka itu, pihaknya mendatangi Polda Sumut untuk menuntut keadilan.

Diceritakan Ika, kejadian yang merenggut nyawa buah hatinya itu bermula ketika ia mendapat informasi dari teman korban.

Saat itu, teman-teman dari korban memberitahukan jika korban terjatuh setelah kepala bocor dan sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Delima Jalan KL Yos Sudarso KM 13,6 Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

Mendengar hal itu, Sari yang masih dalam posisi setengah sadar langsung bergegas menuju RSU Delima. Begitu tiba, ia langsung lemas melihat anak pertamanya itu dalam posisi terbujur kaku di ranjang rumah sakit.

Sari meminta pihak Polda Sumut mengusut kasus ini dan mengungkap siapa pelaku penembakan tersebut.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN