Monday, September 7, 2026
home_banner_first
SUMUT

Kabut Selimuti Toba, Dinkes Imbau Warga Pakai Masker dan Konsumsi Makanan Bergizi

Mistar.idSenin, 7 September 2026 pukul 10.38 WIB
kabut_selimuti_toba_dinkes_imbau_warga_pakai_masker_dan_konsumsi_makanan_bergizi

Kabut menyelimuti Kecamatan Porsea sehingga pemandangan gunung tidak terlihat. (Foto: Nimrot/MISTAR.ID)

news_banner

Toba, MISTAR.ID (7/9/2026) – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Toba, Freddy Sibarani, mengimbau masyarakat mengenakan masker dan mengatur pola makan bergizi untuk mewaspadai gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Imbauan tersebut disampaikan setelah beberapa hari terakhir Kabupaten Toba mulai diselimuti kabut. Freddy menyebut kondisi tersebut kemungkinan merupakan dampak dari kebakaran hutan di Kalimantan serta aktivitas gunung berapi Sinabung dan Krakatau.

“Kabut yang menyelimuti kabupaten ini dimungkinkan akibat peristiwa tersebut, sebab terasa pedih di mata. Untuk itu, warga harus selalu waspada saat melakukan aktivitas. Jika terjadi gangguan kesehatan pernapasan ataupun penglihatan, segera berkonsultasi dengan dokter di puskesmas atau rumah sakit,” ujar Freddy, Senin (7/9/2026).

Untuk meminimalkan dampak kabut tersebut, warga disarankan menggunakan masker dan kacamata saat berada di luar rumah maupun melakukan aktivitas pekerjaan. Hal ini dilakukan agar paparan kabut tidak terlalu berdampak terhadap kesehatan.

“Selain menggunakan alat pelindung diri terhadap kabut tersebut, jangan lupa mengonsumsi air putih yang cukup serta makanan bergizi agar dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Demikian juga, batasi keluar rumah jika tidak ada urusan penting,” ucapnya.

Sementara itu, seorang warga Kecamatan Porsea, Jon Sirait, mengaku kabut kali ini berbeda dari sebelumnya. Menurutnya, kabut tersebut terasa perih di mata dan menimbulkan rasa sesak saat dihirup.

Ia menduga kondisi itu bisa saja merupakan dampak bencana kebakaran dan letusan gunung berapi yang menyebar hingga ke Kabupaten Toba.

“Biasanya jika kabut di Kabupaten Toba, khususnya di Kecamatan Porsea, jika dihirup terasa segar dan sejuk di mata karena Kecamatan Porsea memiliki udara yang segar karena dikelilingi gunung. Tetapi beberapa hari terakhir justru berbanding terbalik, terasa perih di mata,” tutur Jon.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN