Korban Pembobolan Warung di Sei Semayang Beri Petunjuk ke Polsek, Pelaku Masih Berkeliaran

Bekas luka di lengan terduga pelaku pencurian yang dihakimi warga. (foto:dokumen korban/mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID (9/9/2026) - Aksi pencurian di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sei Semayang, Sunggal, Deli Serdang, ternyata marak. Bukan hanya menimpa Swandi Pardamean Purba, beberapa warga lain juga dikatakan mengalami hal yang sama.
Teranyar, pascawarung Swandi Pardamean Purba dibobol, warga lain juga mengalami hal yang sama. Namun, pelaku akhirnya berhasil diamankan dan dihakimi warga.
Menurut Swandi, pelaku yang diamankan tersebut berciri-ciri sama dengan pelaku pembongkaran warungnya. Hal itu ia lihat dari tanda bekas luka di salah satu lengan pelaku yang identik dengan pembongkar warungnya.
"Setelah warung kami dibongkar, ada maling ketangkap di dekat rumah. Terus dipukuli malingnya. Kebetulan ada videonya sama saya. Saya lihat di lengannya ada bekas luka. Mirip dengan pelaku yang bongkar warung saya," ucapnya, Rabu (9/9/2026).
Hal itu pun diakui Swandi telah diinformasikan ke Polsek Sunggal. Ia berharap pria tersebut diinterogasi terkait kasus yang dialaminya. Namun, Swandi mengaku hingga kini pria tersebut bebas berkeliaran di dekat rumahnya.
"Sudah ku bilang sama orang polsek. Tapi sampai sekarang dia masih berkeliaran di sini. Aku yakin karena lihat bekas lukanya itu. Pelaku itu berdamai sama korbannya, makanya bisa pulang," tuturnya.
Terpisah, Kapolsek Sunggal, Kompol M Yunus Tarigan, ketika diminta tanggapannya memilih diam.
Sebelumnya diberitakan, aksi pencurian di salah satu warung di Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Sei Semayang, viral di media sosial. Seorang pria terlihat dengan leluasa mengacak-acak seisi warung tersebut. Ia pun berhasil membawa sejumlah uang dan barang dari warung tersebut.
Menurut pemilik warung, Swandi Pardamean Purba, peristiwa itu terjadi menjelang hari kemerdekaan, Minggu (16/8/2026). Saat itu ia dan keluarganya sudah terlelap tidur di rumah yang juga warung tersebut. Pelaku diduga beraksi seorang diri dengan cara menggunting seng rumahnya. (hm27)


































