Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kandang Ayam di Siantar Utara Terbakar, Warga Sempat Panik Api Nyaris Merembet

Mistar.idRabu, 11 Maret 2026 pukul 14.01 WIB
kandang_ayam_di_siantar_utara_terbakar_warga_sempat_panik_api_nyaris_merembet

Kebakaran kandang ayam sempat memicu kepanikan warga (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kebakaran kandang ayam milik Rianto Sihombing memicu kepanikan warga di Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara, Rabu (11/3/2026) siang. Api yang melahap habis bangunan kandang sempat dikhawatirkan merembet ke rumah warga di sekitarnya.

Insiden tersebut diduga dipicu kelalaian pemilik yang meninggalkan tungku api dalam keadaan menyala saat memasak nasi untuk pakan ayam.

Peristiwa bermula ketika Rianto menyalakan api di tungku kayu yang terletak di samping kandang untuk memasak nasi sisa sebagai pakan ayam. Namun di tengah proses memasak, ia pergi ke pasar tradisional untuk membeli kebutuhan dapur dengan asumsi api akan padam dengan sendirinya.

Nahas, api justru merembet ke tumpukan sekam serta material kayu kandang yang kering. Dalam waktu kurang dari 30 menit, api membesar dan menghanguskan bangunan kandang beserta isinya.

Salah seorang warga, Lihardo, yang pertama kali melihat kepulan asap mengaku sempat panik karena lokasi kandang cukup dekat dengan permukiman warga.

“Tadi saya dengar suara letupan kecil. Saya kira ada yang membakar sampah. Saat saya keluar, api sudah tinggi di atap kandang. Kami warga sempat membantu menyiram dengan ember seadanya, tetapi karena material kayu kering, api cepat sekali menjalar,” ujarnya kepada Mistar.id.

Kepala Operasional Dinas Pemadam Kebakaran, Remaja Ginting, mengatakan pihaknya mengerahkan lima unit armada pemadam ke lokasi untuk mencegah api merembet ke rumah warga.

“Api berhasil kami lokalisir dalam waktu sekitar 15 menit. Kendala utama adalah material kandang yang sangat mudah terbakar. Kami mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, terutama di dekat bangunan berbahan kayu. Kelalaian kecil seperti ini bisa berakibat fatal,” ucapnya.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai jutaan rupiah.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN