Kebakaran Hebohkan Simpang Tol Kuala Tanjung, Rumah Papan dan Doorsmeer Nyaris Ludes

Kobaran api disertai asap sempat membubung tinggi sebelum mobil Damkar tiba dan melakukan pemadaman. (foto : FB warga/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID
Kebakaran menghanguskan sebagian bangunan rumah papan yang juga digunakan sebagai tempat doorsmeer dan tambal ban mobil di dekat Simpang Tol Kuala Tanjung, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Api sempat membesar karena merambat ke tumpukan ban bekas yang berada di lokasi tersebut. Kepulan asap hitam pekat pun terlihat membumbung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar serta pengguna jalan yang melintas.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung menghubungi mobil pemadam kebakaran milik PT Wilmar serta mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk membantu memadamkan api.
Setelah sekitar satu jam berjibaku, dua unit mobil damkar akhirnya berhasil menjinakkan api sehingga kebakaran tidak meluas dan melalap seluruh bangunan maupun rumah warga yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa kebakaran tersebut sempat menjadi tontonan warga yang melintas di kawasan dekat Simpang Tol Kuala Tanjung. Sejumlah warga terlihat berhenti untuk menyaksikan proses pemadaman api.
Informasi mengenai kebakaran itu juga beredar di media sosial. Beberapa akun Facebook, di antaranya akun Julang Ndn dan Mustafa Kamal Fasha II, turut memposting kejadian tersebut.
Dalam unggahannya, akun Julang Ndn menyebutkan petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang melanda sebuah doorsmeer dan tempat tambal ban mobil di dekat Simpang Tol Kuala Tanjung sekitar pukul 12.30 WIB.
Seorang warga setempat, Anjas, mengatakan kebakaran tersebut menghanguskan sebagian kios pencucian kendaraan, termasuk satu unit peralatan doorsmeer serta sejumlah barang bekas yang berada di dalamnya.
“Tidak tahu pasti penyebabnya, tapi asap hitam muncul karena ada ban mobil yang ikut terbakar,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, sebelum kebakaran terjadi seorang pekerja baru saja selesai mencuci sepeda motor dan kemudian beristirahat di dalam kios.
Tak lama kemudian, warga melihat bagian belakang kios sudah dilalap api dan segera membangunkan pekerja yang sedang tertidur tersebut.
“Waktu kebakaran pekerja sedang tidur di dalam kios, tapi sempat dibangunkan warga sehingga berhasil menyelamatkan diri,” kata Anjas.
Sementara itu, Kapolsek Medang Deras, AKP AH Sagala, mengatakan hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran,” ujarnya.
Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. (hm27)






















