Monday, September 7, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Belum Dilaporkan Korban, Polsek Medan Tembung Lebih Dulu Tangkap Pencuri Motor yang Viral

Mistar.idSenin, 7 September 2026 pukul 16.54 WIB
belum_dilaporkan_korban_polsek_medan_tembung_lebih_dulu_tangkap_pencuri_motor_yang_viral

Pelaku pencurian sepeda motor ditangkap oleh Polsek Medan Tembung.(Foto: Dok Polsek/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID – Unit Reskrim Polsek Medan Tembung menangkap dua pria yang diduga melakukan pencurian sepeda motor di Komplek MMTC, Jalan William Iskandar, Desa Pasar V Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Salah seorang pelaku bahkan ditangkap sebelum korban membuat laporan polisi.

Kedua pria tersebut masing-masing bernama M Rendi Ar Rasyid Nasution dan Odi Silaban. Keduanya ditangkap di lokasi berbeda pada Rabu (2/9/2026) dan Minggu (6/9/2026).

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, mengatakan pihaknya telah menyelidiki kasus tersebut setelah melihat video aksi pencurian yang viral di media sosial. Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap Rendi di Jalan Taud, Sidorejo, Medan Tembung.

"Pelaku kami tangkap setelah melihat video viral. Setelah kami lidik, kami berhasil mengidentifikasi pelaku dan menghubungi korban," ucap Ras Maju, Senin (7/9/2026).

Setelah dihubungi polisi, korban bernama Pramita, warga Dusun VIII, Desa Saentis, kemudian membuat laporan polisi pada Kamis (3/9/2026).

Dalam laporannya, perempuan berusia 24 tahun itu mengaku kehilangan sepeda motor Honda Beat BK 2193 AFB yang diparkir di salah satu ruko di Komplek MMTC pada Selasa (25/8/2026).

Dari hasil interogasi terhadap Rendi, ia mengatakan melakukan pencurian bersama Odi Silaban. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan menangkap Odi pada Minggu (6/9/2026).

"Dari hasil interogasi Rendi, ia mengaku beraksi bersama Odi Silaban. Kami kembangkan kasusnya dan menangkap Odi empat hari kemudian," tuturnya.

Selain kedua pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa kunci letter T dan pakaian yang digunakan saat beraksi.

Kepada polisi, keduanya mengaku uang hasil penjualan sepeda motor curian tersebut digunakan untuk makan. Polisi masih melakukan pengembangan untuk menangkap penadah.

"Pengakuan keduanya, uang hasil penjualan digunakan untuk makan. Kami juga masih melakukan pengembangan terhadap penadah," ujarnya.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN