Wednesday, July 22, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

16 Warga Diamankan Usai Penjarahan di Sibolga

Mistar.idSenin, 1 Desember 2025 pukul 17.25 WIB
16_warga_diamankan_usai_penjarahan_di_sibolga

Potret kasus penjarahan di salah satu ritel modern di Kota Sibolga (foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Sibolga, MISTAR.ID

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon, mengatakan pascaterjadinya penjarahan di sejumlah toko ritel modern di Kota Sibolga, sebanyak 16 warga telah diamankan Satuan Reskrim Polres Sibolga. Namun Siti belum dapat merinci lebih lanjut terkait peran maupun status ke-16 orang tersebut.

Siti menjelaskan, jaringan telekomunikasi menuju Polres Sibolga belum sepenuhnya pulih, sehingga pihaknya belum bisa memastikan detail informasi terkait penanganan kasus itu.

“Yang diamankan ada 16 orang setelah penjarahan terjadi. Untuk statusnya, masih belum bisa kita tanyakan langsung ke Polres Sibolga karena jaringan masih belum membaik sepenuhnya,” ujar AKBP Siti, Senin (1/12/2025).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kasus penjarahan di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), apakah ada warga yang turut diamankan, Siti juga belum dapat memastikannya.

“Untuk Tapteng belum bisa kita pastikan, tidak ada jaringan ke sana,” ujarnya mengakhiri.

Diketahui, setelah banjir dan longsor melanda, sejumlah jalur lintas menuju Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga terputus total. Akibatnya, warga di kedua wilayah tersebut terisolasi. Dalam beberapa hari terakhir, persediaan makanan terancam habis.

Informasi yang beredar menyebutkan, masyarakat yang sudah kehabisan bahan makanan dan minuman terpaksa melakukan penjarahan di beberapa toko ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart. Tidak hanya toko, warga di Kota Sibolga juga menjarah Gudang Bulog untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka.

Setelah kasus penjarahan tersebut viral di media sosial, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, turut memberikan tanggapan. Ia meminta masyarakat tetap bersabar karena Polda Sumut terus berupaya mengirimkan persediaan makanan ke wilayah terdampak.

Sementara itu, terkait penjarahan di Kabupaten Tapanuli Tengah, kasus tersebut telah ditangani Polres Tapanuli Selatan.

“Untuk masyarakat, kami minta tetap bersabar. Sementara terkait kasus penjarahan tersebut, sedang ditangani Polres Tapteng,” ujar Ferry mengakhiri.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN