Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

1.300 Ton Beras Hilang, Gudang BULOG Sibolga Dijarah Massa Pascabanjir

Mistar.idSenin, 1 Desember 2025 16.02
journalist-avatar-top
AA
1300_ton_beras_hilang_gudang_bulog_sibolga_dijarah_massa_pascabanjir

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto dalam rapat bersama Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara Surya di Posko Bencana Alam, Jalan A.H. Nasution. (Foto: amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mengonfirmasi bahwa Gudang BULOG Sarudik di Sibolga telah dibobol oleh massa yang dilanda kondisi darurat pangan pascabencana banjir. Akibat insiden ini, total beras yang hilang mencapai 1.300 ton.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Sumut, Budi Cahyanto, menjelaskan bahwa gudang di Sibolga (perbatasan Tapanuli Tengah) itu awalnya diperuntukkan untuk menyuplai komoditas pangan untuk dua wilayah tersebut.

"Gudang kami itu dalam kondisi yang memang kemarin itu, per kemarin itu masih ada 2.400 ton. Kemudian ada penjarahan. Gudang kami dibobol, kemudian diambil berasnya," kata Budi, Senin (1/12/2025).

Budi merinci kronologi hilangnya stok dari Gudang Sibolga. Dari stok awal 2.400 ton, tersisa 1.600 ton. Artinya, sekitar 800 ton beras telah diambil massa. Pada pengambilan berikutnya, stok tinggal 500 ton, sehingga ada tambahan 500 ton lagi yang hilang.

"Di hari terakhir, itu ada 500 ton. Dan sesuai arahan petunjuk Pak Gubernur, untuk stok 500 ton itu tetap dibagikan ke masyarakat. Jadi di sana ada pembagian beras lagi," ucap Budi tegas, menindaklanjuti insiden tersebut dengan memastikan sisa stok segera didistribusikan kepada masyarakat.

Budi memastikan bahwa secara keseluruhan, BULOG Sumut saat ini memiliki stok sebanyak 2.268 ton di seluruh gudang dan siap disalurkan.

Terkait Gudang Sibolga, ia menjamin masyarakat tidak perlu khawatir.

"Bulog punya stok di Sibolga. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Walaupun gudangnya sudah dibobol dan diambil berasnya, tapi hari ini Bulog masih punya stok," ujarnya, seraya menambahkan bahwa sisa stok 500 ton kini disimpan di tempat yang aman dan dijaga aparat.

Mengingat jalur darat ke Sibolga dan Tapanuli Tengah terputus, BULOG sedang berupaya menambah pasokan pangan langsung dari Jakarta menggunakan jalur laut.

"Kami sedang melakukan upaya untuk menambah pasokan. Itu pasokannya langsung nanti dari Jakarta lewat KRI (Kapal Republik Indonesia). Nanti ada KRI dari Tanjung Priok yang meluncur langsung ke Sibolga dan Tapteng," tuturnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN