MUI Asahan Resmikan Markaz Bina Ulama, Rumah Pembinaan Mualaf Pertama di Daerah

Peresmian rumah pembinaan mualaf yang didirikan oleh MUI di Asahan. (foto: Istimewa / Mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Upaya memperkuat pembinaan bagi warga yang baru memeluk Islam di Kabupaten Asahan memasuki babak baru. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Asahan resmi membuka Markaz Bina Ulama, rumah pembinaan khusus mualaf pertama di wilayah tersebut.
Ketua MUI Kabupaten Asahan, H. Salman Abdullah Tanjung, mengatakan pada Senin (1/12/2025) bahwa hadirnya markaz ini menjadi bentuk keseriusan MUI dalam memberikan pendampingan yang lebih terstruktur. Saat ini, tercatat sekitar 30 mualaf aktif mengikuti pembinaan rutin.
“Dengan adanya markaz ini, pembinaan dapat dilakukan lebih profesional dan berkelanjutan. Ini sekaligus mempertegas bahwa MUI Asahan menjadi satu-satunya MUI di Sumatera Utara yang memiliki fasilitas khusus untuk mualaf,” ujar Salman.
Ia menjelaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada penguatan akidah dan ibadah, tetapi juga mencakup aspek akhlak, pembiasaan ibadah harian, hingga bimbingan terkait penyesuaian kehidupan keislaman bagi mualaf yang baru belajar.
Wakil Bupati Asahan, Rianto, yang meresmikan langsung fasilitas tersebut, mengapresiasi langkah MUI Asahan. Menurutnya, keberadaan pusat pembinaan ini penting untuk memperluas pemahaman Islam yang moderat serta mendampingi mualaf agar semakin mantap dalam perjalanan spiritual mereka.
“Pemerintah Kabupaten Asahan menyambut baik langkah MUI ini. Kami siap mendukung program pembinaan untuk meningkatkan kualitas keagamaan masyarakat, termasuk bagi saudara-saudara kita yang baru memeluk Islam,” kata Rianto.
Dengan diresmikannya rumah pembinaan ini, MUI Asahan berharap dapat memberikan layanan edukasi yang lebih terarah, memperkuat pendampingan spiritual, dan mempererat silaturahmi antara mualaf dan masyarakat Muslim di Asahan. (hm27)






















