Friday, August 14, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Selena Gomez Digugat Investor Rp19 Miliar

Mistar.idJumat, 14 Agustus 2026 pukul 16.25 WIB
selena_gomez_digugat_investor_rp19_miliar

Selena Gomez menghadiri acara Third Annual Rare Impact Fund Benefit di Nya Studios West, Los Angeles, California, pada 29 Oktober 2025. (foto: jesse grant/billboard canada)

news_banner

New York, MISTAR.ID - Selena Gomez digugat sejumlah investor perusahaan rintisan (startup) kesehatan mental Wondermind. Para investor yang menanamkan US$1,2 juta atau sekitar Rp19 miliar mengklaim telah mendapat gambaran menyesatkan mengenai prospek perusahaan dan keterlibatan Gomez di dalamnya.

Wondermind diluncurkan pada 2021 dengan Gomez sebagai salah satu pendiri, chief impact officer, sekaligus kepala pemasaran. Platform tersebut dibangun untuk membantu pengguna menjaga kebugaran mental.

Lima investor menyebut mereka menanamkan US$1,2 juta pada 2022 dengan harapan Gomez memanfaatkan popularitas dan besarnya jumlah pengikutnya di media sosial untuk mengembangkan perusahaan.

Saat itu, Wondermind disebut memiliki valuasi US$95 juta. Investor juga mengaku mendapat gambaran mengenai rencana kemitraan dengan perusahaan seperti JPMorgan, kesepakatan iklan, artikel sampul selebritas hingga pengembangan aplikasi.

Namun, menurut gugatan, rencana tersebut tidak terealisasi.

“Kemitraan itu tidak pernah ada. Inisiatif tersebut tidak pernah terwujud. Aplikasinya tidak pernah dibuat,” demikian tuduhan para investor, dikutip dari CNN, Jumat (14/8/2026).

Investor juga menuding persoalan perusahaan tidak disampaikan kepada mereka selama bertahun-tahun.

“Selama tiga tahun, ketika perusahaan diam-diam runtuh di sekitar mereka, tidak seorang pun dari pendiri, pejabat, atau direkturnya mengatakan sepatah kata pun kepada para investor yang uangnya mendanai keruntuhan tersebut,” bunyi gugatan.

Selain Gomez, gugatan ditujukan kepada ibunya, Mandy Teefey, yang menjabat sebagai co-CEO Wondermind, serta mantan mitra bisnis mereka, Daniella Pierson. Mereka menghadapi klaim penipuan sekuritas, penipuan, pelanggaran kontrak, dan sejumlah tuduhan lainnya.

Investor mengaku baru mengetahui masalah Wondermind setelah laporan The Cut pada 2025 yang mengungkap konflik internal perusahaan. Laporan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar gugatan.

Gugatan juga menyebut Gomez tidak memenuhi kewajiban kontraktualnya. Sementara Gomez, Teefey, dan Pierson disebut secara bersama-sama memiliki hampir 90 persen saham Wondermind. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN