Operasi Pesta Copet: Sinopsis, Daftar Pemeran, Jadwal Tayang, hingga Fakta Menarik Film Heist-Musikal Indonesia

Ilustrasi, Operasi Pesta Copet: Sinopsis, Daftar Pemeran, Jadwal Tayang, hingga Fakta Menarik Film Heist-Musikal Indonesia. (foto:imdb/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (28/7/2026) – Film Operasi Pesta Copet menjadi salah satu karya Indonesia yang paling dinantikan pada 2026. Mengusung genre heist, komedi kriminal, dan musikal, film ini menawarkan konsep yang tidak biasa dengan mengangkat fenomena pencopetan di festival musik sebagai inti cerita.
Disutradarai oleh Edy Khemod, film produksi Imajinari ini menghadirkan kisah penuh aksi, humor, sekaligus kritik sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat urban. Dibintangi Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba, Operasi Pesta Copet dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 27 Agustus 2026.
Sinopsis Operasi Pesta Copet
Operasi Pesta Copet mengikuti perjalanan empat pencopet muda yang merancang sebuah aksi besar di tengah penyelenggaraan Festival Pestapora, salah satu festival musik terbesar di Indonesia.
Mereka memanfaatkan keramaian ribuan penonton sebagai medan operasi untuk melancarkan pencopetan secara terorganisasi. Namun, rencana yang semula tampak berjalan mulus perlahan berubah menjadi kekacauan akibat berbagai kejadian tak terduga.
Tak hanya menyajikan aksi kriminal yang dibalut komedi, film ini juga menyoroti isu keamanan di konser musik serta memperlihatkan bagaimana pelaku memanfaatkan kondisi kerumunan untuk menjalankan aksinya.
Terinspirasi dari Fenomena Nyata
Salah satu daya tarik utama Operasi Pesta Copet adalah latar ceritanya yang berangkat dari fenomena nyata.
Sutradara Edy Khemod mengungkapkan bahwa ide film ini lahir dari keresahannya selama bertahun-tahun melihat maraknya aksi pencopetan di berbagai konser musik.
Fenomena tersebut bahkan dikenal di kalangan penonton dengan istilah "mospet" atau moshing copet, yakni aksi pencopetan yang dilakukan saat penonton berdesakan di area moshing. Menurut Khemod, praktik tersebut kerap dilakukan secara terorganisasi dan telah lama menjadi persoalan di sejumlah festival maupun konser musik di Indonesia.
Penulis dan Sutradara
Film ini disutradarai oleh Edy Khemod, yang juga menulis naskah bersama Rino Sarjono.
Operasi Pesta Copet diproduseri oleh Ernest Prakasa, Dipa Andika Nurprasetyo, James Erlangga, dan Iqbaal Ramadhan melalui rumah produksi Imajinari, bekerja sama dengan Boss Creator serta Angin Segar.
Daftar Pemeran Operasi Pesta Copet
Film ini menghadirkan sejumlah aktor dan aktris ternama Indonesia, yaitu:
- Iqbaal Ramadhan sebagai Ijal
- Kristo Immanuel sebagai Adut
- Zulfa Maharani sebagai Tia
- Kawai Labiba sebagai Melodi
- Fauzan Lubis sebagai Silet
- Onkar Sadawira sebagai Preman Pasar
Keempat karakter utama menjadi bagian dari kelompok pencopet yang menjalankan operasi besar di tengah festival musik.
Karakter Para Tokoh Utama
Ijal : Diperankan oleh Iqbaal Ramadhan, Ijal menjadi tokoh sentral dalam cerita. Ia merupakan sosok yang terlibat langsung dalam perencanaan operasi pencopetan besar-besaran. Meski terlihat tenang dan penuh perhitungan, berbagai kejadian tak terduga membuatnya harus mengambil keputusan-keputusan sulit.
Adut : Kristo Immanuel memerankan Adut, rekan dekat Ijal yang berperan penting dalam menyusun strategi sekaligus menghadirkan unsur komedi di tengah ketegangan cerita.
Tia : Zulfa Maharani memerankan Tia, salah satu anggota kelompok yang memiliki peran penting dalam dinamika cerita dan perkembangan konflik.
Melodi : Kawai Labiba berperan sebagai Melodi, anggota tim yang turut menjalankan operasi pencopetan sekaligus memperkuat chemistry antarkarakter utama.
Jadwal Tayang Operasi Pesta Copet
Operasi Pesta Copet dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.
Menjelang penayangannya, rumah produksi Imajinari telah merilis trailer resmi yang memperlihatkan perpaduan aksi kriminal, komedi, serta adegan musikal yang menjadi ciri khas film ini.
Fakta Menarik Operasi Pesta Copet
1. Mengangkat Fenomena "Mospet"
Film ini menjadi salah satu karya Indonesia pertama yang secara khusus mengangkat fenomena moshing copet (Mospet) sebagai tema utama. Isu tersebut selama ini kerap menjadi keluhan para penonton konser dan festival musik.
2. Terinspirasi dari Pengalaman Nyata
Ide cerita muncul dari pengalaman pribadi Edy Khemod yang berulang kali menyaksikan kasus pencopetan di berbagai konser musik.
3. Memadukan Tiga Genre Sekaligus
Operasi Pesta Copet memadukan genre heist, komedi kriminal, dan musikal pop. Kombinasi ini masih tergolong jarang di perfilman Indonesia sehingga menjadi salah satu nilai jual utamanya.
4. Debut Film Panjang Edy Khemod
Film ini menandai debut Edy Khemod sebagai sutradara film panjang. Sebelumnya, ia lebih dikenal sebagai musisi sekaligus drummer band Seringai.
Insight: Lebih dari Sekadar Film Tentang Copet
Di balik cerita yang ringan dan menghibur, Operasi Pesta Copet membawa pesan sosial mengenai keamanan di ruang publik, khususnya festival musik yang dipadati ribuan pengunjung.
Film ini memperlihatkan bagaimana pelaku kejahatan memanfaatkan kepadatan massa, kelengahan penonton, hingga situasi konser yang dinamis untuk menjalankan aksinya. Pendekatan tersebut membuat Operasi Pesta Copet bukan hanya menjadi film komedi kriminal, tetapi juga refleksi atas fenomena yang masih sering terjadi di berbagai acara musik di Indonesia.
Dengan balutan musikal dan humor, kritik sosial yang diangkat terasa lebih mudah diterima tanpa mengurangi pesan yang ingin disampaikan kepada penonton.
(berbagaisumber/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
WHAM! 10 Days in China, Dokumenter yang Ungkap Kisah Bersejarah Konser Pertama Grup Pop Barat di China






















