Friday, July 24, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Pinocchio: Unstrung, Film Horor Slasher yang Mengubah Dongeng Klasik Menjadi Teror Berdarah

Mistar.idJumat, 24 Juli 2026 pukul 11.12 WIB
pinocchio_unstrung_film_horor_slasher_yang_mengubah_dongeng_klasik_menjadi_teror_berdarah

Ilustrasi, Pinocchio: Unstrung, Film Horor Slasher yang Mengubah Dongeng Klasik Menjadi Teror Berdarah. (foto:imdb/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (24/7/2026) – Film Pinocchio: Unstrung hadir sebagai reinterpretasi kelam dari dongeng klasik The Adventures of Pinocchio karya Carlo Collodi. Jika selama ini Pinocchio identik dengan kisah boneka kayu yang ingin menjadi anak baik, film ini justru mengubah karakter tersebut menjadi sosok pembunuh dalam balutan genre horor slasher.

Disutradarai oleh Rhys Frake-Waterfield, film ini menjadi bagian dari Twisted Childhood Universe (TCU) atau yang lebih dikenal sebagai Poohniverse, semesta film horor yang mengadaptasi karakter-karakter cerita anak ke dalam kisah penuh teror. Kehadiran aktor legendaris horor Robert Englund, pemeran ikonik Freddy Krueger, semakin menambah daya tarik film ini bagi penggemar genre horor.

Sinopsis Pinocchio: Unstrung

Pinocchio: Unstrung merupakan film bergenre slasher, horor, thriller, dan dark fantasy yang menghadirkan pendekatan baru terhadap kisah Pinocchio.

Cerita berpusat pada James, seorang anak yang kehilangan kedua orang tuanya dan kini tinggal bersama kakeknya, Geppetto. Untuk menghibur sang cucu, Geppetto menciptakan sebuah boneka kayu bernama Pinocchio. Namun, boneka tersebut hidup melalui kekuatan misterius dan perlahan berkembang menjadi sosok yang berbahaya.

Berbeda dengan kisah klasik, Pinocchio dalam film ini memiliki pemahaman moral yang keliru. Ia percaya bahwa cara terbaik untuk melindungi James adalah dengan menghabisi siapa pun yang dianggap jahat. Kepolosan yang dimilikinya justru berubah menjadi obsesi mematikan, memicu serangkaian pembunuhan brutal yang menjadi inti cerita.

Kapan dan di Mana Pinocchio: Unstrung Tayang?

Sebelum dirilis secara luas, Pinocchio: Unstrung melakukan pemutaran perdana dunia (world premiere) di Brussels International Fantastic Film Festival (BIFFF) di Belgia pada 11 April 2026.

Film ini kemudian dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Utara dan Inggris pada 24 Juli 2026. Distribusinya ditangani oleh Viva Pictures untuk wilayah Amerika Utara dan ITN Distribution untuk pasar internasional.

Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal penayangan di bioskop Indonesia maupun platform layanan streaming.

Penulis, Sutradara, dan Daftar Pemeran

Film ini ditulis sekaligus disutradarai oleh Rhys Frake-Waterfield, sineas yang dikenal melalui adaptasi horor berbagai karakter dongeng yang telah memasuki domain publik.

Sejumlah aktor yang terlibat dalam film ini antara lain:

Richard Brake sebagai Geppetto

Robert Englund sebagai Cricket

Cameron Bell sebagai James

Jessica Balmer

Jack Art Gray

Peter DeSouza-Feighoney sebagai Michael Darling

Kehadiran Robert Englund menjadi salah satu daya tarik utama. Setelah puluhan tahun identik dengan karakter Freddy Krueger, kali ini ia memerankan Cricket dalam versi yang jauh lebih gelap dibandingkan Jiminy Cricket yang dikenal dalam kisah klasik.

Karakter Utama yang Lebih Gelap

Salah satu kekuatan utama Pinocchio: Unstrung terletak pada transformasi karakter-karakter ikoniknya.

Pinocchio digambarkan sebagai makhluk yang polos, penuh rasa ingin tahu, tetapi tidak mampu memahami konsep benar dan salah secara utuh. Keinginannya untuk menjadi manusia justru membawanya pada tindakan brutal karena ia menafsirkan "menghilangkan kejahatan" secara harfiah.

Sementara itu, Geppetto bukan sekadar pembuat boneka yang penyayang. Ia digambarkan sebagai sosok penemu yang obsesif dan menyimpan rahasia mengenai proses penciptaan Pinocchio.

Di sisi lain, James menjadi pusat emosi cerita. Kehilangan kedua orang tuanya membuat ia menjalin hubungan erat dengan Pinocchio, tanpa menyadari bahwa persahabatan tersebut justru menjadi awal dari rentetan pembunuhan.

Adapun Cricket tampil jauh berbeda dari versi dongeng. Karakter ini bukan lagi suara hati yang membimbing Pinocchio, melainkan sosok manipulatif yang memengaruhi perjalanan sang boneka menuju sisi gelap.

Fakta Menarik Pinocchio: Unstrung

Salah satu hal yang membuat film ini berbeda adalah penggunaan animatronik praktis untuk mewujudkan karakter Pinocchio. Pendekatan tersebut dipilih agar sosok Pinocchio terasa lebih nyata dan mengerikan dibandingkan jika sepenuhnya menggunakan efek CGI.

Film ini juga menjadi bagian dari Twisted Childhood Universe, sebuah semesta sinematik horor yang menghadirkan reinterpretasi karakter dongeng populer seperti Winnie-the-Pooh, Peter Pan, hingga Bambi dalam versi dewasa.

Selain itu, Pinocchio: Unstrung memperoleh rating R di Amerika Serikat karena mengandung adegan kekerasan berdarah, gore, bahasa kasar, serta beberapa unsur dewasa. Hal tersebut menegaskan bahwa film ini ditujukan bagi penonton dewasa dan bukan sebagai tontonan keluarga.

Ketika Dongeng Klasik Menjadi Horor Modern

Kehadiran Pinocchio: Unstrung mencerminkan tren baru di industri perfilman, di mana karya-karya klasik yang telah memasuki domain publik diadaptasi ulang dengan pendekatan yang jauh berbeda dari versi aslinya.

Rhys Frake-Waterfield memanfaatkan peluang tersebut untuk membangun semesta horor yang menggabungkan nostalgia dengan elemen slasher modern. Alih-alih hanya mengandalkan adegan gore, film ini juga mengangkat tema pencarian identitas, manipulasi, hingga kegagalan memahami nilai moral.

Meski menuai respons yang beragam dari kritikus, Pinocchio: Unstrung dinilai berhasil menawarkan interpretasi baru terhadap salah satu karakter dongeng paling ikonik. Penggunaan efek praktis, desain karakter yang menyeramkan, serta pendekatan psikologis menjadi nilai tambah yang membedakannya dari adaptasi Pinocchio sebelumnya.

Bagi pencinta film horor, Pinocchio: Unstrung menjadi salah satu rilisan menarik pada 2026 yang memperlihatkan bagaimana sebuah dongeng klasik dapat berubah menjadi kisah penuh teror dengan sentuhan sinematik modern.

(berbagaisumber/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN