Friday, September 4, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Volkswagen Pangkas Total 100 Ribu Posisi hingga 2030

Mistar.idJumat, 4 September 2026 pukul 17.12 WIB
volkswagen_pangkas_total_100_ribu_posisi_hingga_2030

Pabrik Volkswagen di Wolfsburg. (foto: EPA-EFE/REX/Shutterstock via BBC)

news_banner

Wolfsburg, MISTAR.ID - Raksasa otomotif Jerman Volkswagen akan memangkas total sekitar 100.000 posisi hingga 2030 setelah Dewan Pengawas perusahaan menyetujui program restrukturisasi besar Future Plan 2030.

Rencana terbaru mencakup pengurangan sekitar 50.000 posisi tambahan di seluruh Volkswagen Group, termasuk jabatan manajemen. Jumlah itu berada di luar sekitar 50.000 posisi yang sebelumnya telah masuk program pengurangan di Volkswagen, Audi, Porsche dan perusahaan perangkat lunak CARIAD hingga akhir dekade ini.

Reuters menyebut langkah tersebut sebagai restrukturisasi terbesar sepanjang 89 tahun sejarah Volkswagen. Perusahaan menghadapi tekanan dari tarif impor Amerika Serikat (AS), penurunan penjualan di China, serta persaingan semakin agresif dari produsen otomotif Asia di pasar Eropa.

CEO Volkswagen Group Oliver Blume mengatakan persetujuan dewan menjadi langkah penting bagi masa depan perusahaan.

“Ini adalah sinyal kuat bagi masa depan Volkswagen Group. Kami bertanggung jawab atas seluruh tenaga kerja kami,” kata Blume dalam pernyataan perusahaan, Kamis (3/9/2026).

Volkswagen menilai penyesuaian tenaga kerja diperlukan seiring meningkatnya persaingan global, perubahan permintaan konsumen dan perkembangan teknologi industri otomotif. Perusahaan menyatakan kapasitas tenaga kerja harus diselaraskan dengan kondisi ekonomi.

Namun, rincian mengenai lokasi dan waktu pelaksanaan tambahan pengurangan tenaga kerja itu belum seluruhnya ditetapkan. Reuters melaporkan Blume sebelumnya mengatakan sekitar separuh penghematan perlu berasal dari Jerman, yang mengindikasikan sekitar 25.000 posisi tambahan dapat terdampak di negara tersebut.

Restrukturisasi juga menyasar jajaran produk Volkswagen. Hingga 2035, perusahaan berencana memangkas sekitar 50 persen portofolio model dan mengurangi kompleksitas produk sekitar 75 persen. Strateginya adalah berkonsentrasi pada lebih sedikit model dengan volume produksi lebih besar sehingga biaya dapat ditekan.

Nasib empat fasilitas produksi di Jerman, yakni Emden, Zwickau, Hanover dan Neckarsulm, juga masih belum pasti. Volkswagen mengakui kapasitas produksinya di Eropa saat ini melebihi permintaan lebih dari 500.000 kendaraan.

Perusahaan menyatakan alokasi produksi kompetitif untuk keempat fasilitas tersebut belum dapat dijamin secara bertahap pada periode 2031 hingga 2034. Sejumlah alternatif penggunaan pabrik sedang dikaji, sementara konsep baru jaringan produksi Eropa ditargetkan selesai pada akhir Juni 2027.

Volkswagen menargetkan penjualan tahunan sekitar 9 juta kendaraan serta margin operasi 9 persen pada 2030. Pada semester pertama 2026, margin operasi grup hanya 3,8 persen, turun dari 7,9 persen pada 2022.

Investor menyambut positif keputusan tersebut. Saham Volkswagen naik sekitar 5,8 persen pada perdagangan Jumat (4/9/2026) dan sempat mencapai level tertinggi sejak 18 Juni.

Moritz Kronenberger dari Union Investment menilai tanggung jawab pelaksanaan kini berada pada manajemen Volkswagen.

“Bola sekarang sepenuhnya berada di tangan dewan eksekutif. Tidak ada lagi alasan,” ujarnya. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN