Monday, September 7, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pemerintah Tambah 1 Juta Ton Beras SPHP Antisipasi El Nino

Mistar.idSenin, 7 September 2026 pukul 15.00 WIB
pemerintah_tambah_1_juta_ton_beras_sphp_antisipasi_el_nino_

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (kiri), Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Wahyu Suparyono (kanan).(Foto: Antara)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID (7/9/2026) – Pemerintah menambah alokasi 1 juta ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga stabilitas harga beras selama musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan tambahan pasokan itu berupa beras SPHP medium yang dijual dengan harga subsidi sekitar Rp12.500 per kilogram.

"Kita tambah lagi 1 juta ton beras SPHP medium. Ini beras subsidi yang dijual di pasar," ujar Zulhas usai Rapat Koordinasi Terbatas Pengelolaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Rapat tersebut juga dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Kepala Badan Pengatur Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Tedi Bharata.

Zulhas menjelaskan kemarau tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Curah hujan sangat rendah sehingga banyak petani gagal tanam pada periode gadu.

Akibatnya, pasokan beras dari petani menurun dan mendorong kenaikan harga di beberapa daerah, meski kenaikannya masih Rp100 hingga Rp200 per kilogram.

Untuk meredam kenaikan itu, pemerintah menambah pasokan beras SPHP agar ketersediaannya di pasar meningkat.

Alokasi beras SPHP 2026 yang sebelumnya 828 ribu ton kini hampir habis. Sisa stoknya tinggal sekitar 80 ribu ton.

Pemerintah kemudian menyetujui tambahan 1 juta ton yang akan disalurkan bertahap pada Oktober, November, dan Desember 2026. Distribusinya dilakukan sesuai zonasi harga agar tetap terjangkau.

Rincian Harga SPHP per Zona:

  1. Zona 1: Rp12.500/kg - Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, NTB, Sulawesi
  2. Zona 2: Rp13.100/kg - Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan
  3. Zona 3: Rp13.500/kg - Maluku, Papua.

Zulhas optimistis, tambahan pasokan ini mampu menahan kenaikan harga, menjaga stabilitas, dan melindungi daya beli masyarakat hingga musim panen berikutnya.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pihaknya semula hanya mengusulkan tambahan 400 ribu ton untuk kebutuhan hingga akhir tahun. Stok beras SPHP di gudang Bulog saat ini tersisa sekitar 100 ribu ton.

"Yang kami ajukan 400 ribu ton, tetapi didukung pemerintah 1 juta ton. Ini dukungan luar biasa dari pemerintah kepada Bulog dan untuk rakyat," kata Rizal.

Tambahan pasokan ini diharapkan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Desember 2026, termasuk saat hari besar keagamaan. (Antara/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN