Sunday, June 28, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Emas Hari Ini 12 Mei 2026 Naik Tajam, Antam Hampir Rp3 Juta per Gram! Ini Penyebabnya

Mistar.idSelasa, 12 Mei 2026 pukul 09.44 WIB
harga_emas_hari_ini_12_mei_2026_naik_tajam_antam_hampir_rp3_juta_per_gram_ini_penyebabnya

Harga Emas Hari Ini 12 Mei 2026 Naik Tajam, Antam Hampir Rp3 Juta per Gram. (foto:ferry/gemini/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Harga emas hari ini, Selasa 12 Mei 2026, kembali mengalami kenaikan signifikan dan menjadi perhatian investor maupun masyarakat yang ingin berinvestasi pada logam mulia.

Berdasarkan pembaruan harga emas batangan Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram kini mencapai Rp2.918.000. Angka tersebut semakin mendekati level psikologis Rp3 juta per gram.

Kenaikan juga terjadi pada produk emas lainnya. Emas UBS dijual Rp2.862.000 per gram, sedangkan Galeri24 berada di level Rp2.814.000 per gram.

Lonjakan harga emas ini dipicu kombinasi sentimen global, mulai dari ketegangan geopolitik, arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, hingga tingginya permintaan emas dunia.

Harga Emas Hari Ini Lengkap di Pegadaian

Untuk pecahan kecil, emas Antam 0,5 gram dibanderol Rp1.512.000. Sementara UBS Rp1.547.000 dan Galeri24 Rp1.476.000.

Pada ukuran 5 gram, harga emas Antam mencapai Rp14.356.000. UBS dijual Rp14.037.000 dan Galeri24 Rp13.799.000.

Sementara emas ukuran 10 gram kini berada di kisaran Rp28.654.000 untuk Antam, Rp27.926.000 untuk UBS, dan Rp27.524.000 untuk Galeri24.

Untuk ukuran besar, emas Antam 100 gram sudah menyentuh Rp285.776.000. Sedangkan UBS mencapai Rp278.028.000 dan Galeri24 Rp273.408.000.

Bahkan, emas Galeri24 ukuran 1 kilogram kini dipatok Rp2.727.354.000.

Apakah Harga Emas Naik Hari Ini?

Ya, harga emas hari ini tercatat kembali menguat dibanding perdagangan sebelumnya.

Sejumlah laporan pasar menunjukkan harga emas Antam naik sekitar Rp35.000 hingga Rp40.000 per gram. Tak hanya itu, harga buyback atau pembelian kembali juga melonjak sekitar Rp50.000.

Kenaikan ini memperpanjang tren bullish emas yang sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

Di pasar global, harga emas dunia juga masih bertahan tinggi di kisaran US$4.700 hingga US$4.755 per troy ounce. Level tersebut mendekati rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Mengapa Harga Emas Terus Naik?

Ketegangan Geopolitik Dorong Investor Beralih ke Emas

Salah satu faktor utama kenaikan harga emas adalah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Pasar saat ini tengah mencermati memanasnya hubungan Amerika Serikat dan Iran yang meningkatkan kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi dunia.

Dalam kondisi penuh risiko, emas biasanya menjadi aset safe haven yang paling diburu karena dianggap lebih aman dibanding instrumen investasi lain.

Sinyal Kebijakan The Fed

Selain faktor geopolitik, investor juga menunggu arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Fed.

Pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga masih terbuka pada tahun ini. Kondisi tersebut membuat emas semakin menarik karena imbal hasil dolar AS berpotensi melemah.

Bank Sentral Dunia Borong Emas

Permintaan emas global juga terus meningkat. Sejumlah bank sentral dunia, termasuk China, masih agresif menambah cadangan emas mereka.

Langkah ini memperkuat posisi emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Inflasi Global Masih Membayangi

Harga energi dan minyak dunia yang belum stabil turut meningkatkan kekhawatiran inflasi berkepanjangan.

Akibatnya, banyak investor memilih menyimpan aset dalam bentuk emas untuk menjaga nilai kekayaan mereka.

Fakta Menarik: Harga Emas Melonjak Hampir 47 Persen

Dalam satu tahun terakhir, harga emas global tercatat melonjak sekitar 46,93 persen.

Bahkan, emas dunia sempat mencetak rekor tertinggi di level US$5.608 per troy ounce pada Januari 2026.

Kenaikan fantastis ini menjadikan emas sebagai salah satu instrumen investasi dengan performa paling agresif sepanjang 2025 hingga 2026.

Masih Layakkah Beli Emas Sekarang?

Meski harga emas sudah sangat tinggi, banyak analis menilai prospek emas masih cukup kuat dalam jangka menengah hingga panjang.

Selama tensi geopolitik global belum mereda dan ketidakpastian ekonomi masih tinggi, emas diperkirakan tetap menjadi pilihan utama investor.

Namun, investor juga perlu mewaspadai volatilitas pasar. Harga emas bisa bergerak sangat cepat mengikuti data inflasi Amerika Serikat maupun keputusan suku bunga The Fed.

Bagi investor jangka panjang, emas tetap dianggap sebagai instrumen pelindung nilai yang kuat terhadap inflasi dan gejolak ekonomi.

Sementara bagi trader jangka pendek, kenaikan harga saat ini bisa menjadi momentum untuk mengambil keuntungan atau profit taking.

Dengan harga emas Antam yang kini hampir menyentuh Rp3 juta per gram, pasar pun menanti apakah logam mulia akan kembali mencetak rekor baru dalam waktu dekat.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN